Tag Archive | satu iman

Pasangan Tidak Sepadan

Equally Yokes Relationship 1

Pasangan Tidak Sepadan

Saksikan Dating INSIGHT live on Maestro via YouTube Klik di sini.

Kej 2: 18 “TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Apa arti sepadan?

I will make a helper that suitable for him. (NIV)

I will make companion for him, who corresponds to him. (New English Translations)

Dalam Bahasa Ibrani, sepadan berarti corresponding to himself.

Corresponding, di-Indonesiakan artinya sang wanita nyambung dengan sang pria.

Nyambung dalam hal apa?

Pertama-tama, harus tersambung dalam hal iman. Mereka terkoneksi dalam iman yang sama, kedua-duanya tersambung pada Tuhan.

Level pendidikan juga menentukan. Pendidikan membentuk pola pikir. Seorang yang telah lulus kuliah mempunyai sistem berpikir yang berbeda dengan yang tidak kuliah.

Background Keluarga. Setiap keluarga mempunyai tradisi, peraturan, dan kebiasaan yang unik. Ada keluarga, ayah yang memotong buah-buahan sebelum makan malam. Di banyak keluarga, umumnya ibu yang memasak. Namun, ada loh! Yang masak malah sang ayah. Nah, walaupun kelihatannya simple, jika meninggikan ego, perbedaan-perbedaan ini bisa memicu konflik nantinya.

Kelas Sosial, jangan terlalu timpang. Seperti sinetron televisi aja…pangeran tampan nan kaya raya jatuh cinta dengan perempuan desa yang tidak punya apa-apa. Terjadilah pertikaian internal dalam keluarga pangeran perihal wanita pilihannya ini.

Jika sang pria dan wanita nyambung, tapi tiada cinta. Apakah hubungan dapat berlanjut? Bagaimana jika dibalik? Aku cinta banget sama dia, tapi banyak ga nyambungnya sih…

Mari kita urai satu persatu.

Begini, saya ilustrasikan seperti men-charge Hand Phone (HP). Kan harus ada kabel charging. Kabel charging-nya dicolok ke terminal listrik. Sip! Sekarang bisa dong nge-charge. Eh! Ternyata konektornya ndak cocok dengan HP-nya! Charger-nya Samsung, HPnya i-Phone. Repot deh, mana bisa nge-charge (baca: nyambung).

Cari-cari chargernya i-Phone. Bongkar laci, bongkar lemari. Dapat tuh charger ngumpet di balik tumpukan baju. Sekarang charger iPhone to HP iPhone. Sip! Nyambung! Ehhh! Tahu-tahu mati lampu! Walah…ga ada listrik! Sami mawon alias sama aja ndak bisa nge-charge.

Nah, apa maksudnya? Listrik itu cintanya; konektor yang se-tipe itu kesepadanannya. Buat HP On harus ada listrik dan konektor charger yang nyambung. Ilustrasi Sang Pria HP-nya, charger adalah wanita yang menjadi penolong. Dua-duanya penting. Tanpa wanita, sang pria tak mungkin hidup! Pun harus ada listrik yang adalah cinta supaya Sang Pria berfungsi maksimal!

Jadi, cinta dan nyambung itu harus ada dua-duanya! HandPhone setelah di-charge, tujuannya supaya ON dan bisa dipakai buat nelpon.

Perpaduan pria dan wanita jika nyambung dan sudah ’ON’ (disatukan dalam pernikahan), apa tujuannya? Pernikahan Kristen memiliki tujuan yang berasal dari Sang Pencipta yang menghendaki Pria dan Wanita bersatu.

Tujuannya bukan ‘yang penting hepi.’ Yang penting nyaman, senang, atau tidak repot.

Ultimate goal/tujuan sejati dari Tuhan adalah menjadikan kita sebagai co-partner Allah. Bersama-sama melayani Allah. Pria dan wanita yang bersatu, menjadi partner Allah, untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Ini merupakan suatu proses perjalanan yang panjang. Happiness hanya bonusnya saja.

Perjalanan ini digambarkan dalam proses seperti ini gambar di bawah ini:

Tujuan Pernikahan Kristen

Perjalanan untuk nyambung dan melayani Tuhan dimulai dari mana? Mari kita mulai: Continue reading