Tag Archive | putus cinta

After A Break Up 2: Menjaga Jarak dengan Mantan

After Break Up 2

Jaga jarak dengan mantan

Saksikan Dating INSIGHT serial After A Break Up melalui YouTube. Klik di sini https://www.youtube.com/playlist?list=PLHGoXiaLqVziDGKrj2VOnm64HoX7dH3HD
Bagaimana sih meresponi putus cinta? Step-step apa saja yang perlu dikerjakan supaya bisa move on?

Putus cinta jelas pengalaman yang buruk. Namun, banyak orang sering kali meresponinya tidak tepat, eh eh eh…jadinya malah memperburuk situasi. Kami pengen membagikan langkah-langkah tepat untuk meresponi putus cinta.

Pertama-tama, Membawa segala perkara kepada Tuhan. Percayalah hanya Dia yang paling ahli mengubah sesuatu yang buruk menjadi mulia.

Langkah kedua, Evaluasi masa-masa pacaran secara objektif. Adakah tanda-tanda pacaran yang tidak sehat sewaktu pacaran dengannya?

Langkah pertama dan kedua, silahkan dibaca atau disimak dalam pembahasan Dating INSIGHT After A Break Up 1.

Langkah selanjutnya ketiga : Terima Situasi

Firman Tuhan dalam Yakobus 1:8 “Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.”

Memasuki tahap ini, tidak gampang; tapi kalau bisa menerima situasi, pasti hidup lebih tenang. Maksudnya apa? Akui dan pahami bahwa saya sudah tidak ada lagi hubungan spesial dengan si dia. Sudah Putus! Sekarang saya nge-jomblo, but its oke,”Saya terima dengan lapang dada.” Si dia sudah bukan someone special bagiku. Tidak ada hubungan lagi. Hidupku dan dia sekarang terpisah. It’s over.

Terimalah situasi bahwa kamu bukan apa-apanya dia lagi sekarang. Apalagi, setelah dievaluasi, kamu menemukan banyak tanda-tanda pacaran yang tidak sehat. Ya sudah, Puji Tuhan. Jangan berusaha kembali menjalin hubungan dengan dia lagi! Di sini perlu kekuatan hati! Perlu memandang ke depan. Jangan lihat-lihat lagi ke belakang. Kalo sudah putus dan pengen balik lagi, itu seperti orang yang menjejakkan kakinya ke atas dua perahu. Antara mau putus, tapi masih sayang. Benci tapi masih rindu. Ingin kembali, namun kalo ingat-ingat perlakuannya yang menyakitkan hati, bersyukur udah putus. Nah…repot nih kalo begini terus. So bagaimana dong?

Nah ini tipsnya supaya bisa lebih mudah menerima situasi dan tidak mendua hati: Jaga jarak dengan mantan!

Namanya sudah putus, maka dalam suatu masa, harus ada batasan tegas yang dibuat.

Dulu saat pacaran, suka pergi sama-sama, sekarang sama sekali jangan! Biar rame barengan  teman-teman yang lain sekalipun, kalau ada dia, ga usah ikutan. Cuma bikin kamu susah karena dia sok dekat sama teman (lawan jenis) yang lain. Dalam masa ini, sangat berat mengolah emosi. Tegaskan, selama emosimu belum stabil, hindari dulu pertemuan dengan dia.

Bagaimana jikalau seandainya, si dia ajak makan bareng, “As a friend aja” katanya.  Mau terima ajakannya atau tidak?

Semakin tidak ada ketegasan, semakin sulit bagimu untuk menerima situasi. Segala sesuatu ada waktunya. Ini waktu untuk menyembuhkan luka hati. Tegaskan, tidak ada istilah “Teman.” Putus, ya putus!

Update info tentangnya juga ga perlu. Stop aja SMS an/BBM-an dengannya. Stop mencari informasi tentang dirinya dari manapun. Tidak perlu juga curhat atau update apa yang kita rasakan ke sosial media,”Aduh betapa sakit hati ini berpisah dengan dia.” Atau “Aku rindu dirimu setengah mati.”

Pengalaman putus pacar, tidak asing bagi saya (Liana). Sekedar sharing pengalaman, saya sangat mengerti perasaaan ambigu yang hadir. Perasaan mendua hati, kerap menyelimuti dan bikin gelisah. Banyak kali, saya menangis, terlebih saat sedang sendiri. Kesepian suka datang tiba-tiba. Kerinduan menghampiri.  Tidak perlulah berlama-lama bersedih. Seorang teman mengatakan, “Tegaslah sekarang, dia-dia; kamu-kamu; sudah tidak ada hubungan!” Betul sekali!

Saat-saat itu, lebih baik menjaga jarak. Tidak perlu ingin tahu kabar si dia. Aneh, setelah tahu biasanya, malah jadi tambah galau. Misalnya, tahu dia baik-baik saja, kita malah merasa kesal,”Putus cinta kok dia ga kenapa-kenapa ya? Dasar cinta palsu!”  Kalau dia sedih, kitanya kasihan,”Ih…sampai stress begitu ya dia, kayaknya putus ini malah bikin kita susah, apa nyambung lagi aja ya…?” Satu keyakinan, jika dia anak Tuhan, pastilah dia juga ada di dalam pemeliharaan Tuhan. Masing-masing bertanggung jawab di hadapan Tuhan. Sama-sama tidak mempersulit yang lain untuk move on.  Jaga jarak untuk kebaikan bersama. Terima situasi.

Lanjutkan dengan langkah ke- 4 : Buat Daftar Pengingat

Apa isi daftar pengingat?

Daftar pengingat berisi alasan-alasan yang menyebabkan putus dengan mantan. Tuliskan mengapa kamu sampai yakin atas keputusan untuk mengakhiri hubungan dengan dia.

“Wah, dia kalau marah, emosional sekali, bikin saya takut.”

“Dia orangnya ngeselin, tidak pernah berani ambil keputusan.”

“Kami sudah pacaran 7 tahun, tapi dia masih belum mau berkomitmen.”

“Selama pacaran, dia selingkuh udah dua kali…”

Ini contoh-contoh isi daftar pengingat. Pointing langsung pada masalah crusial yang menyebabkan perpisahan.

Sebagai manusia, mudah lupa merupakan sesuatu yang biasa terjadi. Daftar pengingat ini berfungsi mengingatkan kembali. Perasaan ambigu yang kerap muncul saat putus, perlu diingatkan. Misalnya, sewaktu melewati tempat dimana kamu pacaran dulu, kamu teringat,”  Eh…ini kan tempat saya dan dia suka ketawa-ketiwi bareng.” Jadi kangen…rasanya pengen balik lagi mengulang masa itu. Nah, bukalah daftar pengingat yang kamu selip dalam tasmu, membaca tulisanmu yang berbunyi, “Kesel banget ama dia, berani-beraninya mukul saya di depan umum. Dia selalu tidak bisa mengendalikan emosi. Kalo marah selalu meledak-ledak. Saya tidak sanggup hidup dengan orang seperti ini.”

Lantas, tidak perlu hitungan menit, keinginan untuk jadian lagi, kembali pacaran dengan dia, pasti SIRNA seketika!

Saya (Khui Fa) pun tidak luput dari putus cinta. Menghadapinya tidak mudah. Saya menuliskannya dalam sebuah diary. Pergumulan-pergumulan hidup yang saya lewati lengkap dengan perasaan-perasaan yang saya rasakan saat itu…

Ada pikiran yang muncul saat baru putus dengan mantan pacar, ”Waduh… sayang hubungan harus berakhir. Apa bisa saya dapatkan lagi yang lebih baik?”

Namun saya melihat kembali catatan-catatan yang tertulis dalam diary, saya diingatkan ternyata dalam hubungan kami selama ini, kami sering ribut, banyak kekecewaan, ada kemarahan-kemarahan yang terpendam yang tidak diungkapkan. Hubungan kami pasti  tidak akan works.

Saya sadar, saat sebuah hubungan berakhir, itu pasti karena ada sebab akibat. Berarti ada andil saya juga di dalamnya. Tidak melulu hubungan berakhir dikarenakan mantan saja.

Habis putus, tentunya tidak ada yang bernazar, “Saya tidak mau pacaran lagi. Kapok!” Jangan buru-buru bicara gitu. Putus pacar, jangan jadi “GILA” tapi cari “LAGI”. Lihat lagi daftar pengingat, buka kembali diary. Daftar itu juga membantu kita melihat lebih jelas penyebab putusnya hubungan. Belajar dari kegagalan yang lalu, apa faktor dari diri sendiri yang membuat hubungan itu tidak bisa lanjut? Telaah dan up grade dirimu. Persiapkan diri untuk menjalin hubungan berikutnya dengan lebih matang dan lebih baik.

Penting buat yang baru putus, ga perlu cepat-cepat cari pacar pengganti. Sering kali karena tidak sanggup kesepian, langsung buru-buru jadian dengan yang lain. Motivasinya apa? Pelarian; Pelipur lara; Penepis perasaan sepi; membuat cemburu mantan; Pembalasan dan hal-hal tidak kristiani lainnya.

Di saat-saat “kosong”, saya mengisi waktu dengan banyak membaca buku-buku rohani. Berusaha meng-upgrade diri. Saya tahu, ada andil saya juga dalam ketidakberhasilan suatu hubungan. Saya tidak perfect. Saya perlu belajar, mengkoreksi diri dan bertumbuh. Mempersiapkan diri “to be a better man”.  Nanti, suatu saat ketika Tuhan mempertemukan saya dengan someone yang tepat; saya harus yakin bahwa saya tidak akan mengulangi kegagalan atau kesalahan yang sama.

Draft Cover GnTfY_v2Membaca buku, banyak manfaatnya, membuka wawasan berpikir. Mengoreksi hal-hal yang tidak benar. Melihat dari sudut yang tepat supaya lebih objektif dan utuh. Banyak hal dalam dunia ini yang tidak diajari di sekolah, bahkan di rumah. Kesalahan sering kali kita lakukan karena ketidaktahuan. Kegagalan dalam berelasi, sering kali disebabkan karena sempitnya cara pikir, terbatasnya pengetahuan untuk meng-handle masalah; Kesalahpahaman dalam berkomunikasi, asumsi-asumsi negative terhadap pasangan, ketidakmengertian akan situasi yang harus dihadapi, serta ketidakmampuan membedakan yang benar dan salah.

Ketidaktepatan dalam berespon dapat memperburuk relasi. Karenanya, kamu perlu up- grade dirimu dengan membaca buku-buku rohani berkualitas.

Membaca buku ada caranya supaya efektif. Siapkan pen untuk menggaris dan menuliskan refleksimu atas suatu statement yang diungkapkan, kemudian doakan.

Buku rohani berisi pergumulan penulis dengan Tuhan, yang menjadi kesaksian arah perjalanan kehidupan dalam pimpinan-Nya.

Dating INSIGHT season 1

Buku-buku karya saya (Khui Fa) selalu mempunyai motto  “3T” yaitu Timeless Words of God – Transparent of Life – Transform into Christlikeness

Firman Tuhan yang kekal, bertemu dengan pergumulan hidup yang jujur dan terbuka, pasti akan menghasilkan perubahan hidup. It works for me; also it will to for all of you.

Apa langkah berikutnya?

Ikuti lanjutannya dalam After A Break Up 3.

Salam Dating INSIGHT,

Khui Fa & Liana

Advertisements

Step-step buat Move On: Putus Pacar

Dating INSIGHT

After A Break Up 1

Step-Step buat Move On

Saksikan dating INSIGHT live di Studio Maestro Bandung Klik link ini

Putus cinta. Siapa sih yang mau? Rasanya ga enak banget. Namun siapa sangka, tiba-tiba saja dia datang tanpa diundang. Putus cinta bisa menghampiri siapa saja. Ga ada pengecualian. Dampak putus cinta berbeda-beda pada orang yang satu dengan yang lain, sangat tergantung dari respon pribadi terhadap kejadian menyakitkan ini.

Ini sebuah puisi dari saya: broken heart A2

Masa Dating itu adalah masa yang sangat penting. Jangan sampai sinting.

Harus tahan banting. Walau keadaannya genting.

Sedikit puisi berakhiran –ing, agar kamu jangan pusing. Tujuh keliling!

Masa pacaran biasanya dipakai untuk mengenal sang pujaan hati. Kalau menemukan dia orang yang tepat, berserulah,“Puji Tuhan!” dan ajaklah dia menikah. Namun kenyataannya, seseorang tidak selalu dapat langsung bertemu The ONE-nya.

Saya sendiri mengalami. Pacaran selama 5 tahun dengan pacar pertama, akhirnya harus berakhir, putus cinta! Liana juga, 4 tahun pacaran, terus ‘loe gue end.’

Berani memulai hubungan cinta, berani pula menerima pahitnya cinta. Diputusin. Continue reading

Pribadi Tidak Bertanggung Jawab dan kekanak-kanakan

Mr./Ms .Wrong 4

Pribadi Tidak Bertanggung jawab dan Kekanak-kanakan

Mau menyimak Siaran Dating INSIGHT di YouTube, KLIK aja di sini

5 tipe dari Mr./Ms. Wrong:

  1. Tidak seiman, karena tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.
  2. Abusive (suka menganiaya)
  3. Addictive (kecanduan)
  4. Infidelity (tidak setia)
  5. Irresponsibility dan Immature (Tidak bertanggung jawab dan kekanak-kanakan)

Tipe ke 1 sampai 4, silahkan baca dalam bahasan Mr./Ms.Wrong sebelumnya.

tidak bertanggungjawab dan kekanak-kanakan

Seperti apakah pribadi Irresponsibility dan Immature?

Bicara soal pribadi yang irresponsible dan immature, fenomenanya ini bukan cuma sekali-sekali. Yang kami maksud adalah sebuah pola (pattern) atau kebiasaannya (habits) sehari-hari. Bukan temporer, tapi satu keadaan di mana seseorang benar-benar merasa nyaman dengan childish-nya. Orang dewasa tapi kekanak-kanakan, sudah punya tanggung jawab tapi senang mengelak, sukanya main-main terus.

Contohnya Riko, dia mencari pacar yang lebih tua usianya. Dia betah dengan sikap kekanak-kanakannya. Secara langsung atau tidak, kala bicara, ada message yang ingin disampaikan, “Aku ingin begini terus, kamu urusin aku ya…” “Aku suka dengan cewek yang bisa ngemong…” “Kamu aja yang tentuin, aku ikut aja…,”sering Riko berkata begitu ke pacarnya. Sebagai perempuan, tentunya mengharapkan seorang pria yang berperan memimpin keluarga, dan sigap mengambil keputusan. Jika kekanak-kanakan, bagaimana bisa direspect?

Untuk mendeteksinya, ada beberapa karakteristik seorang yang irresponsibility dan immature:

  1. Tidak punya arah/target/goal dalam hidup.
  • Tidak punya arah karena ga ada target. Ketika ditanya, “Apa rencanamu sehabis ini?” ”Yah, kita lihat saja nanti” jawabnya. Sebenernya sih, dia ga tau mau ngapain…Normally, orang kuliah menargetkan lulus dalam jangka waktu tertentu. Kuliah harus lulus dalam waktu 4 tahun. Jika tidak punya target, bisa jadi tidak lulus-lulus, terus saja menikmati statusnya sebagai mahasiswa. Gelarnya MA (Mahasiswa Abadi) atau DO (Drop Out).
  • Tidak punya tujuan hidup. Sayang loh, waktu terus berjalan. Teman-teman yang dulu bersama-sama, mungkin sudah berhasil. Si Boy teman sebangku di SMA, sukses lulus S-2. Si Fei teman SD dulu, sudah menikah. Si Bobi yang kocak sekarang udah berkeluarga dan punya dua anak. Win, yang selalu dapat A di kuliah sekarang telah jadi direktur. Teman baik si Ocha sudah jadi pengusaha seperti yang dia dulu impikan. Sebagai orang normal, melihat teman-teman sudah berhasil dibanding diri yang belum mencapai ini dan itu, pastilah stress berat!!! But, yang namanya immature people, tidak ambil pusing. “Santai aja… itukan mereka. Kalo aku, yang penting hepi…,” jawabnya setiap kali ditanya.
  • Tidak dapat membuat keputusan dalam banyak aspek, so menimbulkan banyak ketidakpastian. Yang sederhana, pacarnya nanya, “Kita mau makan dimana nih?” Dijawab, “Terserah aja…sembaranglah.”
  • Tidak punya pendirian, tidak tau apa yang diinginkannya, tidak bisa mengambil keputusan, tidak berani mengemban tanggung jawab karena takut perubahan. Takut menjadi dewasa.

2. Last minute Person.

Waduh besok harus kumpul tugas nih… tapi ini film bagus banget. Nonton aja lah ga apa-apa. Ntar malem begadangan ngerjain tugas. Masih ada waktu kok,” pikirnya. Orientasinya adalah mengerjakan yang disuka atau yang ingin dilakukan saja. Akhirnya, hasil kurang maksimal, apa yang dikerjakan tidak pernah memuaskan dosen atau atasannya (jika sudah bekerja).

Jaman dulu ada istilah SKS (Sistem Kebut Semalam). Mengerjakan apa saja di menit-menit terakhir. Buat tugas cepat-cepat, pokoknya beres… selesainya asal-asalan. “

3. Dia selalu terlambat bahkan lupa untuk jadwal yang penting sekalipun. Bahkan ultah pacarnya juga terlupakan. “O Iya….Kamu ultah ya….” Ini terjadi karena hidupnya unscheduled (tidak terencana).

4. Tidak punya inisiatif. Selalu menunggu. Kenalan aja tidak bisa duluan, mesti ada yang mengenalkan. Apa-apa mesti disuruh-suruh dan diminta-minta.

5. Sulit mempertahankan pekerjaan untuk jangka waktu yang lama. Berpindah pekerjaan untuk kemajuan karir tentu OK, tetapi kalau berhenti sebelum dapat yang lebih baik? Pribadi immature biasanya keluar karena merasa tugasnya terlalu berat, adanya tuntutan atasan yang tidak mau diperjuangkan, bosan… Langsung saja berhenti kerja, walau belum ada yang baru. Memang dia hidup dalam dunianya sendiri. Segala sesuatu ditimbang berdasarkan apakah itu asyik apa ndak buat dia. Susah dibilangin karena dia punya pendapat sendiri yang selalu benar menurut dirinya.

6. Ketidakmampuan memanage keuangan.

Dia punya kebiasaan buruk dalam keuangan. Sering berhutang. Pengeluaran selalu lebih besar dari penerimaan. Hal ini bahaya sekali, terlebih dalam pernikahan. Jika memiliki pasangan yang spending money-nya itu tidak terkontrol, bisa-bisa kelibas hutang.

Jika lagi mau, biar mahal akan dibayar; bahkan bila perlu berhutang. Bagaimana bayarnya? Sanggup ndak mencicilnya? Tidak pusing! Yang penting “Kudapat yang kumau SEKARANG!” Persis anak kecil yang maksa ibunya membelikan mainan sampai nangis-nangis, ngambek, teriak-teriak…Makanya, anak dari kecil sudah harus dididik supaya tidak terjebak pola: “Harus selalu dapat yang diinginkan”.

7. Kamarnya selalu berantakan. Jika sedang wakuncar (waktu berkunjung ke rumah pacar), liat-liat kamarnya. Kamar yang berantakan adalah tanda bahwa hidupnya tidak terorganisir dengan baik.

 

Kenapa seringkali kita tidak memperhatikan tanda-tanda Mr./Ms. Wrong?

  1. Familiar. Apa maksudnya? Sungguh aneh, ini riset di Amerika. Seorang anak gadis yang memiliki ayah alcoholic, ternyata sadar tidak sadar akan memilih untuk menikah dengan pria alcoholic juga. Seorang gadis yang ayahnya abusive, cenderung bisa menerima perlakuan abusive terhadap dirinya. Ujung-ujungnya, dia OK saja dengan pria yang abusive.Seorang gadis yang dibesarkan ayah tidak bertanggung jawab, anehnya akan jatuh juga ke pelukan seorang pria yang sami mawon.Kok bisa begitu? Ini yang disebut familiar, jadinya tidak peka terhadap seseorang yang Wrong. Sungguh harus ada seseorang yang berteriak di kupingnya,”Kamu bakal WRONG kalau pacaran sama orang WRONG! Sadar ga sih?!!!”
  2. Saya merasa tidak layak mendapat yang terbaik. Saya juga elek kok. Dari familiar, muncullah perasaan ini: “Saya jelek, mana boleh saya dapat yang bagus?”
  3. Mendingan lah daripada ga ada. Padahal mendingan ga ada daripada ada tapi Wrong. Jika tidak ada, toh bisa berseru pada Tuhan untuk membuka lembaran baru, bisa memperluas pergaulan dengan bebas merdeka, ketimbang ada tapi Wrong, pastinya akan jauh lebih pusing, tujuh keliling, makin lama makin ribet.
  4. Have same problem. Kita ada dalam suatu masyarakat yang rasanya tabu, malu menceritakan masalah atau keburukan keluarga kita. Akhirnya kita hanya dapat menyembunyikan menjadi rahasia keluarga. Kalau sampai cerita, adalah kepada orang yang kita yakin ada mirip-mirip masalahnya dengan kita. Karena sering cerita, akhirnya berlayarlah bersamanya dalam masalah yang makin menenggelamkan hidup.

Padahal jika itu sebuah fakta yang gelap, adakah satu keinginan untuk keluar? Atau kita mengulangi lagi sejarah yang buruk? Mengulangi lagi kisah orang tua ke dalam hidup kita? Kenapa tidak mau mencari konselor? Kenapa tidak mau mendiskusikan masalah dengan orang yang berkompeten?

Mari mengundang intervensi Tuhan, untuk menghadirkan yang baru, karena yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang!

5. Takut breaking up. Kalo putus…siapa yang mau sama saya?

 

Mari kita perhatikan firman di bawah ini.

(Rom 12:2) Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Roma 12 menyatakan bahwa Tuhan menghendaki kita mengalami pembaharuan budi. Tandanya, kita semakin cermat dan teliti sehingga dapat membedakan manakah kehendak Allah. Pastilah kehendak-NYA adalah yang terbaik dan sempurna.

Dating INSIGHT dengan seluruh programnya bertujuan mengedukasi muda-mudi. Mengungkapkan pemahaman yang jelas dan utuh mengenai pacaran. Akhirnya, anda dapat menilai, pacaran seperti apa sih yang baik? Pasanganku ini sudah tepat atau belum? Bagaimana membina relasi yang langgeng seumur hidup? Saya sedang dalam relasi yang baik atau buruk?

Sering kali masalah timbul karena kurang paham saja. Hal sepele dibesar-besarkan, yang primer malah diabaikan. Hati-hati! Bisa jadi saat pacaran, segala kekurangan pasangan dimaklumi, “Ah ga pa-pa lah…dia emang orangnya begitu, yang pentingkan saling cinta.”

Dating INSIGHT melalui serial Mr./Ms. Wrong sudah memberikan informasi: Yang kayak begini berpeluang merusak relasi bahkan kehidupan pribadi. Ini bukan masalah kecil, so tidak boleh dianggap sepele. Masalah tetap masalah, entah disadari atau tidak, bahkan bisa menjadi potensi yang dapat “merobek-robek” kehidupan.

Pembaharuan budi didapat dari sumber-sumber yang tepat, bukan sumber sembarangan, tidak kompeten, atau menyesatkan. Firman Tuhan seharusnya menjadi sumber paling komprehensif dan terpercaya.

Apa bedanya orang bodoh dan pintar? Orang pintar dapat menggali informasi-informasi yang diperlukan agar dapat membuat keputusan yang tepat; yang bodoh, tidak memiliki akses terhadap informasi-informasi yang benar, bahkan seringkali tidak ingin mencari tahu. Jangan menjadi bodoh, tapi carilah hikmat Allah, mumpung segalanya belum terlambat!

Melalui kebenaran-kebenaran yang diungkapkan dalam Dating INSIGHT, saya berharap insan muda semakin cerdas dalam memilih, tambah mengenal apa maunya Tuhan. Akhirnya, apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya, dan yang sempurna menjadi bagian dalam kehidupanmu. Terlebih, hikmat Tuhan, kebenaran-kebenaran yang disingkapkan, haruslah dilaksanakan dengan penuh keberanian!

Setelah memahami kebenaran, umpama ternyata Tuhan membukakan bahwa pasanganmu termasuk salah satu tipe Mr./Ms. Wrong. Nah, bagaimana langkah selanjutnya?

1. Konfrontasikan dengan pasangan. Bukan ajakin berantem, tapi sama-sama menyimak Dating INSIGHT (bisa via youtube, compact disc atau membaca web ini) dan kemudian diskusikan, ”Koq sepertinya permasalahan kita sama dengan yang dibicarakan? Bagaimana kita harus menyikapinya?” Harap-harap Roh Kudus memberikan kesadaran baru. Apa tahapan berikutnya?

2. Mencari pertolongan, bisa ke konselor atau hamba Tuhan untuk memberikan pandangan dan masukan-masukan. Jika ingin berkonsultasi dengan kami, silahkan buat appointment melalui BBM/ SMS/ WA. 0812 2099 7939/ BBM: 759246 BB.

3. Sambil melakukan semua itu, sembari berseru meminta campur tangan Tuhan. Lihatlah! Allah kita hidup, Dia bukan Allah yang mati! Dia akan mengintervensi hidupmu, dan memberikan pertolongan.

4. Setelah semua tahap dicoba, bagaimana kalau hubungan tetap tidak membaik? Langkah terakhir adalah segera akhiri hubungan tersebut! Sebelum terlanjur masuk dalam komitmen pernikahan kudus seumur hidup. Putus memang sakit, namun hanya sebentar kok, daripada seumur hidup bercucuran air mata.

Setiap insan muda yang mendengar siaran ini, harus tertantang untuk grow up! Karena hidup bukan hanya bagi diri sendiri saja. Suatu saat anda pasti akan berkeluarga.

keluarga bahagia

Ayo GROW UP!

God Bless You,

Ev. Chang Khui Fa & Liana

 

Kecanduan dan Tidak Setia

Mr./Ms. WRONG 3

Kecanduan & Tidak Setia

Nonton via Youtube, silahkan KLIK di sini.

Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Roma 8: 5-8

Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Roma 8: 13-14

 

Firman Tuhan sudah sangat jelas mencatat tentang mereka yang hidup menuruti keinginan daging, tidaklah mungkin berkenan kepada Allah!

Seperti apakah hidup menurut daging? Kali ini kami bahas dua jenis: Orang yang Kecanduan dan Tidak setia.

Mr./Ms. Kecanduan dan Mr./Ms. Tidak Setia termasuk rumpun Mr./Ms. WRONG.

Orang-orang seperti ini berpotensi negatif, merusak diri dan orang di dekatnya. Mereka real dan ada di sekitar kita.

mr wrong 3

Continue reading

Mr./Ms. Wrong 1: Tau dari mana?

Dating INSIGHT

Mr or Ms. Wrong 1: Tahu dari mana?

Simak pembahasan kami via YouTube KLIK di sini

Huruf “M” adalah huruf terakhir dari kata G A R A M.

  1. God’s Will in Dating
  2. Am I The Perfect Candidate?
  3. Ready or Not for Dating?
  4. Asking Someone Out
  5. Mr. or Ms. Wrong

Nantikan buku Dating INSIGHT Season 1 yang akan segera terbit.

Mr. or Ms. Wrong. Jika kita menemukan bahwa si “dia” bukanlah pasangan yang tepat sejak awal, sungguh melegakan! Jangan sampai tinggal selangkah menuju pelaminan, eh… baru sadar si dia bukanlah orang yang tepat (gawat sekali).

Yesaya 32:17, Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

wrong

Continue reading

Alasan dia naksir sama kamu

Dating INSIGHT A2

Asking Someone Out: Alasan Si Dia Naksir Kamu

Nonton dan Subscribe via YouTube Silahkan KLIK di sini

 

Kejadian 2:21-25 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.” Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

 

Bayangkan seperti apa reaksi Adam pas melihat Hawa? So pasti kegembiraannya meluap-luap! Perasaannya berbunga-bunga! So, dengan antusias dan semangat ia berpuisi, “Inilah dia… tulang dari tulangku dan daging dari dagingku!”

Kilas balik beberapa tahun yang lalu mengingat pertemuan kami (Khui Fa dan Liana), rasanya ruarrrr biasaaaa! Kami sangat antusias karena dapat bersua dengan seseorang yang tepat. Seorang yang membuat hidup tambah seru. Bertemu, berjuta rasanya; berpisah rindunya setengah mati. Waktu tidur saja bisa senyam-senyum sendiri, bukan gila tapi senang bangeeeet!

But, yang jadi persoalan: Bagaimana jika si dia nun jauh di sana? Apa daya bila ku tak mampu menggapainya? Apakah cinta dapat bersemi jika si dia tak dapat kuraih?

Bukan itu aja masalahnya, pelik juga menentukan: Siapa “someone” (yang berarti the one and only)? Pribadi satu-satunya dimana saya mau menghabiskan tahun-tahun hidup bersamanya.

he loves me

Nah, beberapa masalah klasik yang kerap dialami muda-mudi sejak dulu sampai sekarang, misalnya:

Bagaimana kalau saya tertarik dengan beberapa orang? Si A saya suka, orangnya baik. Si B,orangnya ganteng. Si C pinter, saya naksir juga. Wah, jadi pusing harus pilih yang mana. Ada kesadaran, bahwa relasi ini akan menjadi relasi seumur hidup, makanya jadi bingung. Pilihan harus satu saja.

Pastinya kita tidak ingin menjalani hidup dengan orang yang salah. Takut ada penyesalan di kemudian hari. Apalagi dengan kondisi perceraian di dunia yang meroket tajam tiap tahun.

Mirip tapi tak sama dengan problem pertama tadi. Bagaimana kalau ditaksir oleh beberapa orang? Lumayan sih…karena bisa memilih satu yang terbaik. Namun yang menjadi kendala adalah bagaimana cara memilihnya? Semuanya kelihatan ada kelebihan juga kekurangan masing-masing. Yang mana yang paling cocok denganku?

Cinta tiga sampai empat arah yang bikin kepala pusing. Saya suka dia, namun dia mencintai yang lain. Di saat yang sama, ada seseorang yang menyatakan cinta pada saya, tetapi terus terang saya sama sekali tidak tertarik padanya. Pilih mana: kejar dia yang kucinta atau menerima saja cinta dari yang tidak kusuka? Weleh…weleh…

Yang paling sulit: Tidak bisa pilih-pilih. Kenapa? Karena tidak ada yang suka sama saya. Nah LOH! Jangan Galau! Dating INSIGHT menghadirkan konsep pikir yang komprehensif. Di dalam Tuhan, tidak ada yang mustahil. Make yourself loveable! Maka si’dia’ akan datang menemukanmu.

Pertanyaannya: Bagaimana kita dapat menghadirkan perasaan tertarik itu?

Continue reading

Asking Someone Out: Apa sih kesulitannya?

Dating INSIGHT A2

Asking Someone Out: Apa Kesulitannya?

Nonton dan Subscribe Dating INSIGHT Channel via YouTube Silahkan KLIK di sini.

Amsal 30: 18-19 Ada tiga hal yang mengherankan aku, bahkan, ada empat hal yang tidak kumengerti: jalan rajawali di udara, jalan ular di atas cadas, jalan kapal di tengah-tengah laut, dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis.

Amsal 30

Apa yang membuat penulis Amsal heran? Jalan rajawali di udara. Aneh, mengapa rajawali tidak mengepakkan sayapnya sewaktu terbang di udara? Berbeda dengan burung-burung lain yang harus terus mengepakkan sayapnya supaya bisa terbang.

Bagaimana ular dapat berjalan di atas cadas tanpa kaki? Kadal saja mempunyai kaki untuk mencengkram kuat cadas tersebut.

Lalu, coba lihatlah kapal di tengah-tengah laut! Pada masa itu belum ada mesin untuk menggerakkan kapal. Bagaimana kapal bisa tiba di tempat tujuan? Angin bertiup dengan arah yang berubah-ubah. Saat angin tidak berpihak, kok tetap kapal itu dapat bergerak ke arah yang diinginkan?

Dari semua yang mengherankan itu, ada satu lagi. Bahkan dituliskan “tidak kumengerti” yaitu jalannya seorang laki-laki dengan seorang gadis.

Bayangkan seorang anak laki-laki kecil. Dia bermain dengan gadis-gadis cilik di lingkungan rumahnya. Semasa sekolah bertemu dan bergaul dengan banyak teman wanita. Tidak ada perasaan apa-apa. Tetapi kenapa…setelah dewasa, di antara sekian banyak wanita yang ditemui, tiba-tiba timbul perasaan suka hanya untuk seorang gadis saja? Bahkan perasaan itu bisa berkembang menjadi komitmen seumur hidup, untuk mencintai dan setia hanya pada seorang itu saja. Memang ini adalah misteri.

Bagaimana jika hal ini terjadi pada diri Anda? Wah, rasanya aku jatuh cinta! Ingin sekali berdua saja bersamanya, tapi gimana ngajaknya?

Asking someone out sangat berbeda dengan asking friends out.

Someone berarti si dia satu-satunya (the one and only), sedangkan friends ya rame-rame. Di masa pemuda, kami sering pergi bersama teman-teman. Kala pergantian tahun, pernah ada sebuah gereja mengadakan kebaktian tahun baru jam 8 pagi. Saya mengajak teman-teman, “Yuk kita datang kebaktian ke situ!” Beberapa teman yang diajak bilang, ”Waduh! Aku gak bisa bangun!” Karena memang semalaman kami begadang merayakan pergantian tahun.

Tapi walau ada satu atau dua orang teman yang menolak, saya tetap semangat. Karena beberapa teman confirm mau ikutan. Kami tag-in deh bangku buat teman-teman, sampai akhirnya sebaris penuh semua.

Kalau asking friends out dan ditolak pasti tidak masalah. Toh, masih segudang teman lainnya.

Asking someone out sangat berbeda. Kenapa? Takut ditolak! Kalau sampai ditolak…Acara batal! Tidak ada orang lain yang bisa menggantikan dirinya. Sedihnya…bisa sampai gigit jari dan menyesal 7 turunan!

Continue reading