Tag Archive | pengembangan diri

Pribadi Tidak Bertanggung Jawab dan kekanak-kanakan

Mr./Ms .Wrong 4

Pribadi Tidak Bertanggung jawab dan Kekanak-kanakan

Mau menyimak Siaran Dating INSIGHT di YouTube, KLIK aja di sini

5 tipe dari Mr./Ms. Wrong:

  1. Tidak seiman, karena tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.
  2. Abusive (suka menganiaya)
  3. Addictive (kecanduan)
  4. Infidelity (tidak setia)
  5. Irresponsibility dan Immature (Tidak bertanggung jawab dan kekanak-kanakan)

Tipe ke 1 sampai 4, silahkan baca dalam bahasan Mr./Ms.Wrong sebelumnya.

tidak bertanggungjawab dan kekanak-kanakan

Seperti apakah pribadi Irresponsibility dan Immature?

Bicara soal pribadi yang irresponsible dan immature, fenomenanya ini bukan cuma sekali-sekali. Yang kami maksud adalah sebuah pola (pattern) atau kebiasaannya (habits) sehari-hari. Bukan temporer, tapi satu keadaan di mana seseorang benar-benar merasa nyaman dengan childish-nya. Orang dewasa tapi kekanak-kanakan, sudah punya tanggung jawab tapi senang mengelak, sukanya main-main terus.

Contohnya Riko, dia mencari pacar yang lebih tua usianya. Dia betah dengan sikap kekanak-kanakannya. Secara langsung atau tidak, kala bicara, ada message yang ingin disampaikan, “Aku ingin begini terus, kamu urusin aku ya…” “Aku suka dengan cewek yang bisa ngemong…” “Kamu aja yang tentuin, aku ikut aja…,”sering Riko berkata begitu ke pacarnya. Sebagai perempuan, tentunya mengharapkan seorang pria yang berperan memimpin keluarga, dan sigap mengambil keputusan. Jika kekanak-kanakan, bagaimana bisa direspect?

Untuk mendeteksinya, ada beberapa karakteristik seorang yang irresponsibility dan immature:

  1. Tidak punya arah/target/goal dalam hidup.
  • Tidak punya arah karena ga ada target. Ketika ditanya, “Apa rencanamu sehabis ini?” ”Yah, kita lihat saja nanti” jawabnya. Sebenernya sih, dia ga tau mau ngapain…Normally, orang kuliah menargetkan lulus dalam jangka waktu tertentu. Kuliah harus lulus dalam waktu 4 tahun. Jika tidak punya target, bisa jadi tidak lulus-lulus, terus saja menikmati statusnya sebagai mahasiswa. Gelarnya MA (Mahasiswa Abadi) atau DO (Drop Out).
  • Tidak punya tujuan hidup. Sayang loh, waktu terus berjalan. Teman-teman yang dulu bersama-sama, mungkin sudah berhasil. Si Boy teman sebangku di SMA, sukses lulus S-2. Si Fei teman SD dulu, sudah menikah. Si Bobi yang kocak sekarang udah berkeluarga dan punya dua anak. Win, yang selalu dapat A di kuliah sekarang telah jadi direktur. Teman baik si Ocha sudah jadi pengusaha seperti yang dia dulu impikan. Sebagai orang normal, melihat teman-teman sudah berhasil dibanding diri yang belum mencapai ini dan itu, pastilah stress berat!!! But, yang namanya immature people, tidak ambil pusing. “Santai aja… itukan mereka. Kalo aku, yang penting hepi…,” jawabnya setiap kali ditanya.
  • Tidak dapat membuat keputusan dalam banyak aspek, so menimbulkan banyak ketidakpastian. Yang sederhana, pacarnya nanya, “Kita mau makan dimana nih?” Dijawab, “Terserah aja…sembaranglah.”
  • Tidak punya pendirian, tidak tau apa yang diinginkannya, tidak bisa mengambil keputusan, tidak berani mengemban tanggung jawab karena takut perubahan. Takut menjadi dewasa.

2. Last minute Person.

Waduh besok harus kumpul tugas nih… tapi ini film bagus banget. Nonton aja lah ga apa-apa. Ntar malem begadangan ngerjain tugas. Masih ada waktu kok,” pikirnya. Orientasinya adalah mengerjakan yang disuka atau yang ingin dilakukan saja. Akhirnya, hasil kurang maksimal, apa yang dikerjakan tidak pernah memuaskan dosen atau atasannya (jika sudah bekerja).

Jaman dulu ada istilah SKS (Sistem Kebut Semalam). Mengerjakan apa saja di menit-menit terakhir. Buat tugas cepat-cepat, pokoknya beres… selesainya asal-asalan. “

3. Dia selalu terlambat bahkan lupa untuk jadwal yang penting sekalipun. Bahkan ultah pacarnya juga terlupakan. “O Iya….Kamu ultah ya….” Ini terjadi karena hidupnya unscheduled (tidak terencana).

4. Tidak punya inisiatif. Selalu menunggu. Kenalan aja tidak bisa duluan, mesti ada yang mengenalkan. Apa-apa mesti disuruh-suruh dan diminta-minta.

5. Sulit mempertahankan pekerjaan untuk jangka waktu yang lama. Berpindah pekerjaan untuk kemajuan karir tentu OK, tetapi kalau berhenti sebelum dapat yang lebih baik? Pribadi immature biasanya keluar karena merasa tugasnya terlalu berat, adanya tuntutan atasan yang tidak mau diperjuangkan, bosan… Langsung saja berhenti kerja, walau belum ada yang baru. Memang dia hidup dalam dunianya sendiri. Segala sesuatu ditimbang berdasarkan apakah itu asyik apa ndak buat dia. Susah dibilangin karena dia punya pendapat sendiri yang selalu benar menurut dirinya.

6. Ketidakmampuan memanage keuangan.

Dia punya kebiasaan buruk dalam keuangan. Sering berhutang. Pengeluaran selalu lebih besar dari penerimaan. Hal ini bahaya sekali, terlebih dalam pernikahan. Jika memiliki pasangan yang spending money-nya itu tidak terkontrol, bisa-bisa kelibas hutang.

Jika lagi mau, biar mahal akan dibayar; bahkan bila perlu berhutang. Bagaimana bayarnya? Sanggup ndak mencicilnya? Tidak pusing! Yang penting “Kudapat yang kumau SEKARANG!” Persis anak kecil yang maksa ibunya membelikan mainan sampai nangis-nangis, ngambek, teriak-teriak…Makanya, anak dari kecil sudah harus dididik supaya tidak terjebak pola: “Harus selalu dapat yang diinginkan”.

7. Kamarnya selalu berantakan. Jika sedang wakuncar (waktu berkunjung ke rumah pacar), liat-liat kamarnya. Kamar yang berantakan adalah tanda bahwa hidupnya tidak terorganisir dengan baik.

 

Kenapa seringkali kita tidak memperhatikan tanda-tanda Mr./Ms. Wrong?

  1. Familiar. Apa maksudnya? Sungguh aneh, ini riset di Amerika. Seorang anak gadis yang memiliki ayah alcoholic, ternyata sadar tidak sadar akan memilih untuk menikah dengan pria alcoholic juga. Seorang gadis yang ayahnya abusive, cenderung bisa menerima perlakuan abusive terhadap dirinya. Ujung-ujungnya, dia OK saja dengan pria yang abusive.Seorang gadis yang dibesarkan ayah tidak bertanggung jawab, anehnya akan jatuh juga ke pelukan seorang pria yang sami mawon.Kok bisa begitu? Ini yang disebut familiar, jadinya tidak peka terhadap seseorang yang Wrong. Sungguh harus ada seseorang yang berteriak di kupingnya,”Kamu bakal WRONG kalau pacaran sama orang WRONG! Sadar ga sih?!!!”
  2. Saya merasa tidak layak mendapat yang terbaik. Saya juga elek kok. Dari familiar, muncullah perasaan ini: “Saya jelek, mana boleh saya dapat yang bagus?”
  3. Mendingan lah daripada ga ada. Padahal mendingan ga ada daripada ada tapi Wrong. Jika tidak ada, toh bisa berseru pada Tuhan untuk membuka lembaran baru, bisa memperluas pergaulan dengan bebas merdeka, ketimbang ada tapi Wrong, pastinya akan jauh lebih pusing, tujuh keliling, makin lama makin ribet.
  4. Have same problem. Kita ada dalam suatu masyarakat yang rasanya tabu, malu menceritakan masalah atau keburukan keluarga kita. Akhirnya kita hanya dapat menyembunyikan menjadi rahasia keluarga. Kalau sampai cerita, adalah kepada orang yang kita yakin ada mirip-mirip masalahnya dengan kita. Karena sering cerita, akhirnya berlayarlah bersamanya dalam masalah yang makin menenggelamkan hidup.

Padahal jika itu sebuah fakta yang gelap, adakah satu keinginan untuk keluar? Atau kita mengulangi lagi sejarah yang buruk? Mengulangi lagi kisah orang tua ke dalam hidup kita? Kenapa tidak mau mencari konselor? Kenapa tidak mau mendiskusikan masalah dengan orang yang berkompeten?

Mari mengundang intervensi Tuhan, untuk menghadirkan yang baru, karena yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang!

5. Takut breaking up. Kalo putus…siapa yang mau sama saya?

 

Mari kita perhatikan firman di bawah ini.

(Rom 12:2) Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Roma 12 menyatakan bahwa Tuhan menghendaki kita mengalami pembaharuan budi. Tandanya, kita semakin cermat dan teliti sehingga dapat membedakan manakah kehendak Allah. Pastilah kehendak-NYA adalah yang terbaik dan sempurna.

Dating INSIGHT dengan seluruh programnya bertujuan mengedukasi muda-mudi. Mengungkapkan pemahaman yang jelas dan utuh mengenai pacaran. Akhirnya, anda dapat menilai, pacaran seperti apa sih yang baik? Pasanganku ini sudah tepat atau belum? Bagaimana membina relasi yang langgeng seumur hidup? Saya sedang dalam relasi yang baik atau buruk?

Sering kali masalah timbul karena kurang paham saja. Hal sepele dibesar-besarkan, yang primer malah diabaikan. Hati-hati! Bisa jadi saat pacaran, segala kekurangan pasangan dimaklumi, “Ah ga pa-pa lah…dia emang orangnya begitu, yang pentingkan saling cinta.”

Dating INSIGHT melalui serial Mr./Ms. Wrong sudah memberikan informasi: Yang kayak begini berpeluang merusak relasi bahkan kehidupan pribadi. Ini bukan masalah kecil, so tidak boleh dianggap sepele. Masalah tetap masalah, entah disadari atau tidak, bahkan bisa menjadi potensi yang dapat “merobek-robek” kehidupan.

Pembaharuan budi didapat dari sumber-sumber yang tepat, bukan sumber sembarangan, tidak kompeten, atau menyesatkan. Firman Tuhan seharusnya menjadi sumber paling komprehensif dan terpercaya.

Apa bedanya orang bodoh dan pintar? Orang pintar dapat menggali informasi-informasi yang diperlukan agar dapat membuat keputusan yang tepat; yang bodoh, tidak memiliki akses terhadap informasi-informasi yang benar, bahkan seringkali tidak ingin mencari tahu. Jangan menjadi bodoh, tapi carilah hikmat Allah, mumpung segalanya belum terlambat!

Melalui kebenaran-kebenaran yang diungkapkan dalam Dating INSIGHT, saya berharap insan muda semakin cerdas dalam memilih, tambah mengenal apa maunya Tuhan. Akhirnya, apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya, dan yang sempurna menjadi bagian dalam kehidupanmu. Terlebih, hikmat Tuhan, kebenaran-kebenaran yang disingkapkan, haruslah dilaksanakan dengan penuh keberanian!

Setelah memahami kebenaran, umpama ternyata Tuhan membukakan bahwa pasanganmu termasuk salah satu tipe Mr./Ms. Wrong. Nah, bagaimana langkah selanjutnya?

1. Konfrontasikan dengan pasangan. Bukan ajakin berantem, tapi sama-sama menyimak Dating INSIGHT (bisa via youtube, compact disc atau membaca web ini) dan kemudian diskusikan, ”Koq sepertinya permasalahan kita sama dengan yang dibicarakan? Bagaimana kita harus menyikapinya?” Harap-harap Roh Kudus memberikan kesadaran baru. Apa tahapan berikutnya?

2. Mencari pertolongan, bisa ke konselor atau hamba Tuhan untuk memberikan pandangan dan masukan-masukan. Jika ingin berkonsultasi dengan kami, silahkan buat appointment melalui BBM/ SMS/ WA. 0812 2099 7939/ BBM: 759246 BB.

3. Sambil melakukan semua itu, sembari berseru meminta campur tangan Tuhan. Lihatlah! Allah kita hidup, Dia bukan Allah yang mati! Dia akan mengintervensi hidupmu, dan memberikan pertolongan.

4. Setelah semua tahap dicoba, bagaimana kalau hubungan tetap tidak membaik? Langkah terakhir adalah segera akhiri hubungan tersebut! Sebelum terlanjur masuk dalam komitmen pernikahan kudus seumur hidup. Putus memang sakit, namun hanya sebentar kok, daripada seumur hidup bercucuran air mata.

Setiap insan muda yang mendengar siaran ini, harus tertantang untuk grow up! Karena hidup bukan hanya bagi diri sendiri saja. Suatu saat anda pasti akan berkeluarga.

keluarga bahagia

Ayo GROW UP!

God Bless You,

Ev. Chang Khui Fa & Liana

 

Mr./Ms. Wrong 1: Tau dari mana?

Dating INSIGHT

Mr or Ms. Wrong 1: Tahu dari mana?

Simak pembahasan kami via YouTube KLIK di sini

Huruf “M” adalah huruf terakhir dari kata G A R A M.

  1. God’s Will in Dating
  2. Am I The Perfect Candidate?
  3. Ready or Not for Dating?
  4. Asking Someone Out
  5. Mr. or Ms. Wrong

Nantikan buku Dating INSIGHT Season 1 yang akan segera terbit.

Mr. or Ms. Wrong. Jika kita menemukan bahwa si “dia” bukanlah pasangan yang tepat sejak awal, sungguh melegakan! Jangan sampai tinggal selangkah menuju pelaminan, eh… baru sadar si dia bukanlah orang yang tepat (gawat sekali).

Yesaya 32:17, Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

wrong

Continue reading

Ruginya Pacaran di masa SMA

Ready or Not for Dating 1:

Ruginya Pacaran di Masa SMA

Monday, May 5, 2014

Nonton via YouTube just klik di sini

 

Kapan sih waktu yang tepat untuk dating?

Raja Salomo mengungkapkan dalamPengkhotbah 3:1

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.”

 

Untuk segala sesuatu ada waktunya, termasuk pacaran. Kalau nge-jomblo jangan lama-lama, bisa-bisa ketinggalan kereta. Begitu pula dilarang memasuki masa dating di usia terlalu muda. Ada banyak kerugian dan masalah yang ditimbulkan.

no kids date

Jadi…kapan waktu terbaik? Continue reading

Perfect in God’s Design

Dating Insight A4

Perfect in God’s Design

28 April 2014

Dating INSIGHT Am I The Perfect Candidate bersama Ev. Chang Khui Fa dan isterinya Liana, dapat disaksikan klik di sini Youtube.

Kali ini,  kami hadirkan seorang pakar di bidang Counseling Keluarga, Bp. Ichwan Chahyadi. Beliau alumni Denver Seminary, USA dengan gelar Master of Counseling. Pak Ichwan juga adalah founder dan owner VISI Book Store. BTW, langsung saja kunjungi VISI atau VISI online sebagai resource pertumbuhan kerohanian dan kehidupan Anda.

Firman Tuhan yang menjadi perenungan kita hari ini terambil dari Mazmur 139: 13-16

Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;

mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.

 

Manusia adalah ciptaan yang sempurna di mata Allah. Bayangkan! Tuhan sendiri yang membentuk buah pinggangnya, menenunnya dalam kandungan. Dalam pandangan Tuhan, manusia sungguh sempurna!

Tetapi, sayang sekali! Manusia telah jatuh ke dalam dosa.Dosa mendistorsi design sempurna yang telah Allah ciptakan.

Puji Tuhan! 2000 tahun yang lalu, Yesus telah lahir. Dia telah mati dan bangkit! Dia memungkinkan kita disempurnakan kembali.

 

Menurut pandangan Pak Ichwan, sempurna” dalam design Tuhan itu apa maksudnya?

Setiap orang diciptakan dashyat dan ajaib. Kesempurnaan itu bukan berarti tanpa cacat atau kelemahan, tetapi yang dimaksud adalah bagaimana seseorang dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan design yang sudah Allah tetapkan.

Ambil contoh: piring dan gelas. Masing-masing sempurna jika digunakan sesuai dengan fungsi designnya. Gelas berfungsi baik jika digunakan untuk minum, sedangkan piring sebagai wadah makanan. Seandainya digunakan terbalik, menjadi tidak sempurna. Jadi kesempurnaan lebih dilihat dari fungsi dan peran sesuai design kita masing-masing.

Kesempurnaan itu relatif karena setiap orang unik. Tiap-tiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang ekstrovert ada juga yang introvert. Ada yang thinking saat mengambil keputusan, ada juga yang feeling.

Seorang ekstrovert mendapat energi sebagai sumber kekuatannya dari luar yaitu dari orang-orang di sekitarnya; sebaliknya introvert, energinya dari dalam diri sendiri.

introvert-vs-extrovert

Bagaimana mendekteksi pribadi, apakah saya ekstrovert ataukah introvert?

Continue reading

Proses Menuju Kesempurnaan

Am I The Perfect Candidate 2?

Proses Menuju Kesempurnaan.

 

Nonton Am I The Perfect Candidate 2? di Youtube Klik DISINI 

 

 

Perfect Candidate Self view A2

14 APRIL 2014

 

Minggu lalu kita sudah membahas What & How The Perfect Candidate. (Silahkan baca lengkapnya dalam Am I The Perfect Candidate 1)

Apa saja perfection itu?

Ada 4 dimensi yang harus Anda raih: Kesempurnaan dalam karakter, kekudusan dalam pola pikir, kematangan pribadi, dan cinta kasih yang bertahan seumur hidup.

Lantas bagaimana memulainya?

Kesempurnaan dimulai dari kesadaran bahwa: “Saya sungguh tidak sempurna! Saya membutuhkan Tuhan untuk menyempurnakan saya.”  So, langkah pertamanya adalah pertobatan. Bertobat berarti mengaku,”Saya berdosa dan tidak berdaya,” lalu datang kepada Yesus menyerahkan diri secara total kepada-Nya.

Inilah awal proses menuju kesempurnaan, seperti firman Tuhan dalam Yesaya 57: 15 berkata: Allah yang berada di tempat yang maha tinggi dan maha kudus juga mau berada di dalam diri orang yang remuk dan rendah hati. Allah yang sempurna mau menyempurnakan manusia yang tidak sempurna.

 

Nah, yang menjadi pertanyaan: Setelah seseorang bertobat menerima Kristus, mengapa ada orang yang bertahun-tahun tidak ada perubahan, bebal ya tetap bebal? Tapi ada juga orang-orang yang sepertinya dikebut Tuhan menuju kesempurnaan – baru berapa tahun sudah jadi berkat bagi banyak orang…

Background keluarga dimana seseorang dibesarkan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perbedaan itu. Sebagai illustrasi, saya mengambil contoh ada dua orang anak, katakanlah si A dan si B.

Si A dilahirkan dalam sebuah keluarga yang miskin perhatian. Ayahnya jarang di rumah dan hampir tidak pernah menyapanya. Eh…ibunya sibuk pula dengan berbagai aktifitas dan teman-temannya. Si A bertambah besar karena diberikan makanan jasmani, tetapi tidak ada makanan bagi jiwanya. Hatinya kosong, kesepian dan miskin kasih sayang…

Sebaliknya Si B, berasal dari keluarga yang hangat, ayah dan ibu suka ngobrol. Sang ayah bersahabat dengan semua anak-anaknya. Si B mendapatkan segala yang diperlukannya sesuai perkembangan umurnya, baik jasmani maupun rohani. Dia diperhatikan, dikasihi, ditegur, diarahkan dan mendapatkan penerimaan.

Katakanlah kedua-duanya di masa remaja bertobat menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dengan hati yang remuk dan rendah hati. Nah, apakah hasilnya sama dalam proses menuju kesempurnaan? Kemungkinan sangat berbeda. Bagai langit dan bumi.

Misalnya, waktu firman Tuhan berkata: “Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri,” ini diterima dengan respon yang sangat berlainan oleh dua orang tadi.

Berbeda apanya?

Continue reading

Sempurnalah Kamu seperti Bapa Sempurna, dalam hal apa?

Am I the Perfect Candidate?

7 April 2014

Silahkan nonton Youtubenya disini

Kita telah membahas Dating dari sudut pandang Allah dalam God’s Will in Dating:

God’s Will in Dating 1: Apa sih kehendak Allah dalam masa pacaran?

G2: Apakah tujuan pacaran Kristen?

G3: Seperti apa pacar yang sesuai dengan kehendak Allah? Apa kriteria seiman?

G4: Mengapa tidak baik manusia seorang diri saja?

Nah, sekarang saya mengajak Anda mencoba menilai diri. Kita harus dapat mengukur diri dengan ukuran yang tepat. Tema-nya: Am I The Perfect Candidate? Sudahkah saya menjadi calon pasangan yang sempurna?

Bahasan ini penting bagi Anda yang belum memiliki pasangan hidup ataupun bagi Anda yang sudah menikah karena akan menjadi modal untuk membangun hubungan jangka panjang.

Mari kita mulai…Based of Timeless Word of GOD,  inilah Firman Tuhan yang mendasari tema kita: 2 Korintus 13: 11,”Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu! “

Alkitab NIV: “Finally brothers, good by. Aim for perfection, listen to my appeal, be of one mind, live in peace and God of love and peace will be with you.”

Kata Aim berarti: membidik, menargetkan, memfokuskan. Nah, apa yang kita aim? Kesempurnaan (perfection).

aim perfection

Tuhan Yesus menegaskan pula dalam Matius 5:48, “Karena itu haruslah kamu sempurna, seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna.” (Be Perfect, therefore as your heavenly Father is perfect.)

Perfect? Sempurna?

Continue reading

GARAM & TERANG for Youth: Road to Transformation

GARAM & TERANG for Youth: Road to Transformation

Buku untuk pengembangan diri bagi Pemuda Pemudi.

GARAM & TERANG for YOUTH: Road to Transformation

 

Tema utama yang diangkat dalam buku GARAM & TERANG for YOUTH (GnTfY) adalah ROAD TO TRANSFORMATION.

Apa maksudnya?

Membaca GnTfY seperti sebuah perjalanan kehidupan. Perjalanan menuju satu perubahan. Perubahan yang pastinya akan membuat Anda berbeda sama sekali dibanding dulu. Be Transformed! Mengalami perubahan!

Perubahan seperti apa? Apanya yang berubah?

Konsep pikir bertambah utuh, World View (cara pandang terhadap dunia) ga lagi sempit, melihat diri lebih tepat, pengenalan akan Tuhan makin komprehensif, memandang kesulitan bukan lagi sebagai hambatan, Anda akan menjadi pribadi yang disenangi Allah dan manusia. Hidup yang berkelimpahan di dalam Yesus Kristus pasti menjadi milik Anda!

Tujuan perjalanan ini adalah mencapai Cara Saya memandang hidup = Cara Pandang Tuhan yang merupakan sumber kebenaran.

Kebenaran sangat penting, tanpa kebenaran kita semua akan tersesat…

Buku ini seperti peta petunjuk yang akan membawa Anda melihat kehidupan ini lebih utuh, lebih jelas, lebih tepat, lebih lengkap.

Tanpa peta, kita tidak bisa sampai tujuan tepat waktu. Jeli membaca peta kehidupan akan membawa kita pada keberhasilan. Makanya ada pepatah berkata, ”Malu bertanya sesat di jalan.” Tepat sekali!

Pemuda harus mempertanyakan, ”Apa itu kebenaran?” Kebenaran seperti terang yang akan membukakan mata di tengah kegelapan yang membutakan. Kebenaran merupakan REALITAS sesungguhnya. Makin Anda mendekati realitas, makin cakap mengatasi setiap permasalahan yang hadir dalam hidup.

GARAM TERANG for YOUTH: Road to Transformation memaparkan 11 Road yang akan membawa Anda berubah ke arah yang lebih baik! Perubahan yang sungguh akan Anda syukuri seumur hidup. Seperti Yesus, Anda akan bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.[i]

Road dalam buku ini mengikuti akronim G A R A M  &  T E R A N G, menjadi step-step perjalanan Anda bersama Tuhan hingga mengalami transformasi yang sejati. Bersiaplah Tuhan menjamah hidup Anda!

  1. God’s Presence in My Life. Yesus berkata, ”Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”[ii] Apa tanda orang yang disertai Tuhan? Road ini menyingkapkan dengan gamblang ”kebahayaan mengenal Tuhan” dan tanda-tanda sejati kehadiran Tuhan dalam hidup kita.
  2. A Path To Find His Will. Kehendak Tuhan dalam hidupku. Tuhan di Surga, kita di Bumi; Setinggi langit dengan bumi, bagaimana mengetahui kehendak-Nya bagi diri  kita? Misteri ini akan disingkap bagi mereka yang ingin mencari isi hati-Nya.
  3. Romance in Fire! Jatuh cinta berjuta rasanya! Begitu kata Titik Puspa di masa 60-an, meski jadul, kebenaran ini masih dirasakan sampai sekarang. Sesuatu yang sangat indah! Nyalanya seperti nyala api Tuhan, tetapi bisa-bisa membuat Anda hangus tak bersisa. Kebakaran! Dalam Road ini dibahas mengenai jatuh cinta, pacaran dan seks. Jangan sampai kebakaran!
  4. Adventure to The Market Place. Petualangan Menuju Dunia Kerja yang memberikan kepuasan hidup. Jikalau salah bekerja pasti BT banget. Tidak terhitung anak muda yang salah jurusan saat kuliah. Tidak berhenti di sana, waktu bekerja juga salah pilih. Talentanya marketing, kerjanya di bengkel. Keahliannya berbicara di depan umum malah jadi akuntan yang duduk di belakang meja. Apa ga stress? Makanya I Hate Monday bahkan everyday! So gimana dong rahasianya menemukan pekerjaan yang tepat? Road ini akan mencerahkan pikiran Anda!
  5. Money! Money! Money! Ga ada duit pusing, kebanyakan duit stress. Mengerti fungsi dan prinsip penggunaan uang menurut Kebenaran Sejati, maka ga lagi pusing dan stress. Yang ada adalah bersyukur. Mau?

&

6. Time Management vs. Managing Activities.  Dalam 1 hari diberikan 24 jam. Waktu yang mengatur kita atau kita yang mengatur waktu? Mencapai target dalam waktu yang terbatas tanpa kekurangan waktu, bagaimana caranya? Apalagi kalau waktu yang sementara ini cakap dikonversi menjadi kekekalan! Pasti luar biasa!

7. Establishing Universal Faith. Panggilan Tuhan pada setiap pribadi berbeda–beda. Namun, beranikah Anda menjawab ”Ya” atas panggilan-Nya? Ketaatan seperti apa yang Tuhan ingin anda persembahkan? Telusuri enam tahapan iman dalam Road ini untuk mencapai iman yang memberkati bangsa-bangsa.

8. Restoring Relationship. Menyingkap masa lalu yang mempengaruhi relasi, khususnya dengan orang tua dan saudara. Temukan tiga langkah aplikatif memulihkan kembali relasi yang retak.

9. Able to Cope with the Problems. Perubahan dan tantangan yang harus dihadapi muda- mudi masa kini. Apa dan bagaimana? Simak dan terapkan kiat-kiat praktisnya untuk mengalami kemenangan.

10. Never Give Up!  Facing Depression. Jangan Menyerah! Menghadapi stress dan depresi anak muda. Menurut penyelidikan 1 dari 18 orang dewasa mengalami depresi, 1 dari 5 orang dewasa bisa mengalami depresi parah paling tidak sekali dalam hidupnya. Penulis pernah depresi, cerita lengkapnya untuk meraih kemenangan ada dalam Road ini.

11. Grow as a Leader. Pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang visioner. One step ahead dibanding orang lain. Bagaimana visi itu hadir? Bagaimana menjadikan visi itu nyata? Rahasianya diungkap tuntas dalam Road penutup buku ini.

Padi merunduk tanda berisi, tumbuh di sawah tanpa celah.

Jangan terpaku di depan televisi, pegang buku dan bacalah!


[i] Lukas 2: 52

[ii] Yohanes 10: 10b