Tag Archive | pasangan seiman sepadan

Dating INSIGHT G-3: Pasangan Seiman Sepadan

Dating INSIGHT

God’s Will in Dating 3 (Kehendak Tuhan bagi yang sedang berpacaran):

Mencari Pasangan Seiman dan Sepadan

24 Maret 2014

Mau menyaksikan langsung siaran LIVE nya? Silahkan klik di sini

Pada God’s Will in Dating yang pertama telah dibahas bahwa kita harus memprioritaskan “Seek Ye First the kingdom of God and His righteousness…” maka semuanya akan ditambahkan kepadamu, ini adalah titik start dimana perjalanan mencari pasangan hidup dimulai.

Bahasan lengkapnya silahkan baca disini

Titik awal selalu bergerak menuju titik akhir yang menjadi sasaran. Dalam perlombaan lari marathon, balap mobil ataupun balap karung  sesudah start pasti ada finish.

Demikian pula perjalanan kehidupan manusia, memasuki usia pemuda, ada di fase intimacy. Fase dimana muncul dorongan natural untuk mencari pasangan hidup. Apa yang menjadi sasarannya? Dimana titik akhirnya? Pencarian pasangan hidup dan masa-masa pacaran adalah perjalanan menuju serupa Kristus. To be Chrislikeness jelas sebuah proses, tidak bisa sim sala bim langsung berubah. To be Chrislikeness adalah goal hidup kita di dunia sekaligus menjadi tujuan pacaran Kristen.

Lebih dalamnya silahkan baca di sini 

Dari titik start menuju finish, Anda harus menjawab, “ Bersama siapa, saya menjalani kehidupan ini?” Bagaimana tujuan pacaran menjadi serupa Kristus bisa terjadi dalam hidupku?”

Mencari kehendak Allah dan kebenaran-Nya serta bertumbuh semakin seperti Kristus harus dikerjakan seumur hidup. Mengapa? Karena dunia telah jatuh dalam dosa! Dosa yang jahat menjauhkan kita dari Allah, jika tidak peka membuat kita makin tersesat dalam jalan-jalan yang gelap. Karenanya, kita membutuhkan teman seperjalanan,“bestfriend“, yaitu pasangan yang seiman dan sepadan untuk bergandengan tangan menuju kemuliaan Allah.

Berani jalan sendiri? Kalau saya mah tidak berani, karenanya saya mencari seorang untuk menemani saya menempuh perjalanan hidup ini. Berani cari yang tidak seiman? Lagi-lagi saya tidak berani…tahu dari mana dia tidak akan mengajak saya nyasar ke jalan yang lain?

tidak baik manusia seorang diri saja

Continue reading