Tag Archive | pacaran kristen yang sehat

Step-step buat Move On: Putus Pacar

Dating INSIGHT

After A Break Up 1

Step-Step buat Move On

Saksikan dating INSIGHT live di Studio Maestro Bandung Klik link ini

Putus cinta. Siapa sih yang mau? Rasanya ga enak banget. Namun siapa sangka, tiba-tiba saja dia datang tanpa diundang. Putus cinta bisa menghampiri siapa saja. Ga ada pengecualian. Dampak putus cinta berbeda-beda pada orang yang satu dengan yang lain, sangat tergantung dari respon pribadi terhadap kejadian menyakitkan ini.

Ini sebuah puisi dari saya: broken heart A2

Masa Dating itu adalah masa yang sangat penting. Jangan sampai sinting.

Harus tahan banting. Walau keadaannya genting.

Sedikit puisi berakhiran –ing, agar kamu jangan pusing. Tujuh keliling!

Masa pacaran biasanya dipakai untuk mengenal sang pujaan hati. Kalau menemukan dia orang yang tepat, berserulah,“Puji Tuhan!” dan ajaklah dia menikah. Namun kenyataannya, seseorang tidak selalu dapat langsung bertemu The ONE-nya.

Saya sendiri mengalami. Pacaran selama 5 tahun dengan pacar pertama, akhirnya harus berakhir, putus cinta! Liana juga, 4 tahun pacaran, terus ‘loe gue end.’

Berani memulai hubungan cinta, berani pula menerima pahitnya cinta. Diputusin. Continue reading

Strategi Menjaga Kekudusan Seksual Di Masa Pacaran

Respecting Your Date 3

Say No to Premarital Sex: How?

Strategi Menjaga Kekudusan Seksual Di Masa Pacaran

“Saya baru saja bertunangan dengan seorang pemuda yang menyenangkan. Dia meminta saya untuk menikah dengannya, karena dia mencintai saya. Senang sekali rasanya mengalami cinta, ingin rasanya selalu berdekatan dengan dia. Makin lama, kami semakin dekat secara seksual, lebih dari apa yang pernah kami bayangkan. Kami mulai bercumbu, tidak sering hanya sekali-sekali saja. Akhir-akhir ini, saya ingin melakukannya lebih jauh, dia pun demikian. Tidak seorangpun dari kami yang merasa tertekan. Kadang-kadang, saya tertarik untuk melakukan hubungan seks dengannya karena saya merasa senang bersamanya. Saya tahu dia pun demikian. Dia tidak pernah menjebak saya dengan perasaan bersalah, sewaktu saya memintanya untuk berhenti. Namun terkadang saya pun tidak ingin memintanya untuk berhenti. Pertanyaannya: Apakah perasaan ketertarikan ini salah? Apa yang harus saya lakukan ketika perasaan ini muncul?”

Pernyataan yang jujur dan terbuka di atas, datang dari seorang gadis. Masalah yang diungkap, mewakili pergumulan banyak insan muda yang sedang berpacaran.

Firman Tuhan mengatakan dalam Mazmur 119: 9 Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Firman Tuhan mendorong anak-anak muda untuk mempertahankan kelakuan yang bersih. Dengan apa? Dengan menjaga sesuai firman Tuhan.

Memang masa-masa berpacaran adalah masa yang sangat menyenangkan. Segala hal dirasa sungguh sangat baik.  Ada kobaran api yang membara dalam seluruh sanubari. Apa yang biasanya dirasa tidak mungkin, menjadi mungkin. Bersama sang kekasih, saya mampu melampaui segala rintangan! Kenapa begitu? Ya…Semua karena cinta! Ada apa dengan cinta? Cinta memang kuat seperti maut! Karenanya mesti ekstra hati-hati!

Dalam urusan cinta mencintai, pasti ada perasaan tertarik secara seksual. Muncul keinginan untuk selalu berdekatan fisik. Apakah perasaan tertarik untuk berhubungan seks, itu salah?

Continue reading

Pasangan Sepadan

Equally Yokes Relationship 4

Co-Creativity: Pasangan Sepadan

Mau lihat Dating INSIGHT di YouTube, silahkan klik ini aja.

Apa arti sepadan? Sepadan artinya corresponding to himself (nyambung satu dengan yang lain).

Kenapa Tuhan menghendaki kita sepadan? Tuhan ingin kita dapat menjadi partner-Nya (Co-creativity) untuk memberkati banyak orang. Pernikahan yang sepadan pasti menjadi inspirasi cinta yang indah.

So, jangan berpacaran; kalo cuma buat mencari kesenangan semata, menghilangkan kesepian, mendapatkan keuntungan, ikut-ikutan teman, atau motivasi ngawur lainnya. Apalagi untuk menikah. Harus jelas, kenapa kamu memilih menikah? Mengapa dengan dia?

Jawabannya adalah karena we can achieve greater things together. Berdua pasangan, bersama-sama melayani Tuhan. Dengan dia, melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan Tuhan bagi kamu berdua.

Ada sepasang suami isteri yang telah menjadi sumber inspirasi. Nama mereka tidak pernah dipisahkan, Alkitab selalu menuliskan nama mereka berdua. Pasangan ini, dipakai luar biasa oleh Tuhan. Cinta mereka menjadi berkat bagi banyak orang, bahkan buat kita sekarang ini. Siapakah pasangan ini?

Mereka adalah Akwila dan Priscilla.

Demikian kisah mereka yang tercatat dalam Firman Tuhan:

Kisah Para Rasul 18:1-3

Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus. Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke rumah mereka. Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang kemah.

Kisah Para Rasul 18:18-19

Paulus tinggal beberapa hari lagi di Korintus. Lalu ia minta diri kepada saudara-saudara di situ, dan berlayar ke Siria, sesudah ia mencukur rambutnya di Kengkrea, karena ia telah bernazar. Priskila dan Akwila menyertai dia. Lalu sampailah mereka di Efesus. Paulus meninggalkan Priskila dan Akwila di situ. Ia sendiri masuk ke rumah ibadat dan berbicara dengan orang-orang Yahudi.

Siapakah Priskila dan Akwila ini?

Mereka adalah pasangan suami istri biasa. Mereka pergi ke Korintus karena ada perintah dari kaisar, agar semua orang Yahudi pergi meninggalkan Roma. Di Korintus, mereka mencoba peruntungan, menjadi pembuat dan pedagang kemah.

Kemah, pada zaman dulu jelas kebutuhan primer. Orang-orang yang akan pergi dari satu kota ke kota lain, harus membawa kemah. Jaman sekarang, kalau pergi dari Bandung ke Surabaya, mudah dan cepat. Naik kereta, sehari sampai. Naik pesawat terbang, satu jam langsung mendarat di Surabaya. Jaman itu, belum ada kereta, apalagi pesawat. Paling cepat naik kuda. Perjalanan dari satu kota ke kota lain, butuh waktu berhari-hari. Di tengah jalan, jika hari keburu gelap, belum tentu ada motel untuk menginap, terpaksalah memasang kemah untuk bermalam, beristirahat. Jadi, usaha yang dikerjakan Akwila dan Priskila, adalah pekerjaan yang sangat dibutuhkan.

Setiap hari, dari pagi sampai malam, seperti umumnya para pedagang, mereka bekerja. Merancang kemah, mengatur pekerja, mengecek Quality Control dari produk yang dihasilkan, bertemu customer, melakukan perdagangan. Begitulah rutinitas day by day.

Sampai suatu ketika, hidup mereka berubah. Menjadi luar biasa. Mengapa? Karena pertemuan dengan Rasul Paulus.

Pada saat Paulus tiba di Korintus, dia mencari pekerjaan. Karena keahlian Paulus membuat kemah, maka bertemulah dia dengan Priskila dan Akwila, pedagang kemah terkenal di Korintus. Paulus bekerja dengan mereka dan menetap di rumahnya. Namun, pekerjaan Paulus yang utama tetap sebagai penginjil. Paulus sering pindah dari satu kota ke kota lain untuk mengabarkan Tuhan Yesus. Setiap kali tiba di suatu kota, dia pasti akan segera mencari sinagoge, beribadah di sana sekaligus memberitakan Kabar Sukacita.

Saya yakin, merekapun tidak luput dari pemberitaan yang Paulus sampaikan. Paulus menceritakan pada Akwila dan Priskila: Siapakah Allah Yahweh? Allah yang orang Yahudi sembah. Dia adalah Allah yang bukan hanya menerima penyembahan, tapi juga Allah yang ingin terlibat dalam kehidupan manusia. Dia bukan ALLAH yang berdiam diri, tapi rela lahir menjadi manusia. Dialah Yesus Kristus! Mati di kayu salib untuk menebus manusia berdosa. Tidak sampai di situ, Kristus juga bangkit dari kematian pada hari yang ke-3. Barangsiapa percaya kepada-Nya akan beroleh hidup yang kekal. Maukah kamu percaya kepada-Nya?

Kemudian, setelah beberapa lama tinggal bersama Akwila dan Priskilla di Korintus, Paulus hendak melanjutkan perjalanannya ke Efesus. Alkitab menuliskan bahwa Priskila dan Akwila menyertai dia. Menarik sekali!

Coba bayangkan kalau Priskila dan Akwila tidak nyambung. Mungkin Akwila berkata, “Yuk kita ikut Paulus mengabarkan Injil!” Mungkin Priskilla marah, “Apa? Mana bisa? Bisnis kemah kita bagaimana? Kan baru jalan! Lagian kita kan baru memulai hidup di kota ini, masak mau pergi lagi? Kamu ajalah, aku tidak mau.”

Tapi…Kenyataannya, luar biasa! Sepasang suami isteri ini sungguh kompak. Kedua-duanya sepakat pergi bersama Rasul Paulus. Melayani Tuhan bersama, tidak terpisahkan.

Sungguh indah jika setiap gereja memberikan peluang pelayanan bagi pasangan suami-isteri untuk melayani bersama.

Priskila dan Akwila memiliki suatu pelayanan yang sama. Mereka menjadi rekan sekerja Rasul Paulus. Bagaimana dengan bisnis kemahnya? Saya yakin orang Yahudi pintar berdagang. Bisnisnya pasti tetap berjalan karena mereka mendelegasikan pekerjaan kepada orang yang kompeten dan dapat dipercaya.

Apa yang terjadi setelah mereka tiba di Efesus? Sangat menarik.

Priskila dan Akwila bertemu dengan seseorang bernama Apolos. Alkitab menceritakan Apolos sebagai orang yang fasih berbicara. Mungkin ketika dia berkhotbah, lebih hebat dari Rasul Paulus. Dia juga mahir dalam Taurat. Ketika Priskila dan Akwila mendengar dia berkhotbah, mereka merasakan ada sesuatu yang kurang dalam berita yang disampaikan oleh Apolos. Dia hanya mengenal dan memberitakan baptisan Yohanes. Tentang baptisan Tuhan Yesus, Apolos tidak tahu. Apa bedanya baptisan Yohanes dengan baptisan Tuhan Yesus?

Baptisan Yohanes adalah baptisan pertobatan. “Apakah kamu mau dibaptis? jika mau, kamu harus berjanji di hadapan Tuhan, bahwa kamu tidak akan melakukan hal yang jahat/berdosa lagi!”

Baptisan Tuhan Yesus mengandung baptisan pertobatan tapi juga dilanjutkan dengan sebuah pengakuan akan karya Tuhan Yesus, untuk menerima keselamatan dari Sang Juru Selamat.

Akhirnya, Priskila dan Akwila dengan bijaksana mengundang Apolos ke rumah mereka agar dapat berdiskusi. Mereka menyampaikan kepada Apolos akan kebenaran yang sebelumnya mereka dengar dari Rasul Paulus. Mereka menceritakan tentang Yesus yang lahir, mati, bangkit pada hari yang ketiga dan bertahta di Sorga. Alkitab menulis, sejak saat itu, Apolos menjadi paham, dan dia memberitakan tentang Kristus ke mana-mana.

Di sekitar kita begitu banyak orang yang perlu mendengar kebenaran Firman, namun belum pernah mendengarnya. Jika kita sungguh-sungguh bertekun dalam menggali kebenaran Firman Tuhan. Tuhan akan kirimkan orang-orang itu pada kita, dan membukakan kesempatan bagi kita untuk menyampaikan kebenaran-Nya.

Nama Priskila dan Akwila tidak hanya tercatat dalam kitab Kisah Para Rasul saja. Paling tidak ada tiga bagian lain dalam Perjanjian Baru yang menuliskannya. Memberikan gambaran lebih utuh mengenai sepak terjang sepasang kekasih ini.

Roma 16:3-5a

Sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila, teman-teman sekerjaku dalam Kristus Yesus. Mereka telah mempertaruhkan nyawanya untuk hidupku. Kepada mereka bukan aku saja yang berterima kasih, tetapi juga semua jemaat bukan Yahudi. Salam juga kepada jemaat di rumah mereka.

Korintus 16:19

Salam kepadamu dari Jemaat-jemaat di Asia Kecil. Akwila, Priskila dan Jemaat di rumah mereka menyampaikan berlimpah-limpah salam kepadamu.

II Timotius 4:19

Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus. (artinya hubungan mereka dengan Timotius juga cukup dekat)

Ada 4 hal yang menarik dari ayat-ayat ini:

  1. Lihatlah, nama mereka selalu dicatat berdampingan. Tidak pernah ditulis Priskila saja atau Akwila saja. Sungguh indah bukan?
  2. Paulus seorang hamba Tuhan, dia mengakui bahwa pasangan suami isteri ini adalah rekan sekerjanya dalam Kristus Yesus.
  3. Mereka memberi sumbangsih yang besar dalam pelayanan Paulus: bahkan rela mempertaruhkan nyawa mereka untuk Rasul Paulus.
  4. Mereka memberitakan Injil dengan giat, sampai terkumpul cukup banyak orang. Orang-orang bukan Yahudi menjadi jemaat, berkumpul, dan beribadah di rumah mereka. Mereka membuka rumahnya untuk dipakai dalam pelayanan.

Inilah sepasang kekasih yang hidupnya sangat berarti. Mereka mentaati panggilan Tuhan. Mereka melayani Tuhan bersama. Sungguh sangat indah.

Ingat, jatuh cinta merupakan perasaan yang indah, tak terkatakan. Itu diberikan Tuhan untuk dinikmati manusia. Namun saat menjalaninya, carilah yang seiman dan sepadan. Seseorang yang kita cintai plus dengannya juga nyambung. Bersamanya, bisa menjadi partnernya Tuhan. Co-creativity sebagai tujuan cinta kita. Selamat menemukan si dia! Pasti bersyukur setiap hari! Puji Tuhan!

Ev. Chang Khui Fa & Liana

Deadly D yang bikin Relasi gak Lancar

Dating INSIGHT

Asking Someone Out 5 -Three Deadly D bikin relasi gak lancar

Simak juga via YouTube KLIK di sini

1 Petrus 5: 7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

 

Aneh deh… kenapa ya abis nge-date, koq si dia berubah? kalo diajakin lagi selalu nolak bahkan sepertinya menghindar gak mau ketemu.

Saya selalu gagal di tengah jalan dalam membangun hubungan. Diputusin pernah; mutusin juga sering. Akhirnya…ga ada yang jadi deh…

Pernah ngalamin masalah-masalah kayak gini?

Hati-hati! Jangan-jangan kamu terkena salah satu dari tiga Deadly D (3DD) ini.

Tentu, semua orang yang normal mengharapkan dapat membangun relasi jangka panjang. Mulai dari bertemu…jatuh cinta…jadian…terus married and happily ever after. Dongeng kali? But… tidaklah mustahil loh kalo tahu rahasianya.

Apa sih rahasianya? Nah…ikuti terus serial Dating INSIGHT: GARAM & TERANG dan kalau udah mau menikah baca dulu GARAM & TERANG bagi Keluarga karya Ev. Chang Khui Fa.

Balik lagi deh ke topic Deadly D. Mahkluk apa ini?

Death itu artinya kematian. So artinya adalah D yang dapat menyebabkan kematian relasi. Dia sangat substle (terselubung) namun nyata ada dan kerjaannya merusak relasi yang sedang terbangun. Dia bisa muncul dalam 3 macam bentuk: Desperate, Dependent, Detachment.

Wow…sepertinya mengerikan juga ya. Yuk, kita bahas satu per satu, supaya kalau kamu temukan salah satu bentuk itu ada dalam dirimu, cepat usir dan buang jauh-jauh.

konflik

Continue reading

Alasan dia naksir sama kamu

Dating INSIGHT A2

Asking Someone Out: Alasan Si Dia Naksir Kamu

Nonton dan Subscribe via YouTube Silahkan KLIK di sini

 

Kejadian 2:21-25 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.” Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

 

Bayangkan seperti apa reaksi Adam pas melihat Hawa? So pasti kegembiraannya meluap-luap! Perasaannya berbunga-bunga! So, dengan antusias dan semangat ia berpuisi, “Inilah dia… tulang dari tulangku dan daging dari dagingku!”

Kilas balik beberapa tahun yang lalu mengingat pertemuan kami (Khui Fa dan Liana), rasanya ruarrrr biasaaaa! Kami sangat antusias karena dapat bersua dengan seseorang yang tepat. Seorang yang membuat hidup tambah seru. Bertemu, berjuta rasanya; berpisah rindunya setengah mati. Waktu tidur saja bisa senyam-senyum sendiri, bukan gila tapi senang bangeeeet!

But, yang jadi persoalan: Bagaimana jika si dia nun jauh di sana? Apa daya bila ku tak mampu menggapainya? Apakah cinta dapat bersemi jika si dia tak dapat kuraih?

Bukan itu aja masalahnya, pelik juga menentukan: Siapa “someone” (yang berarti the one and only)? Pribadi satu-satunya dimana saya mau menghabiskan tahun-tahun hidup bersamanya.

he loves me

Nah, beberapa masalah klasik yang kerap dialami muda-mudi sejak dulu sampai sekarang, misalnya:

Bagaimana kalau saya tertarik dengan beberapa orang? Si A saya suka, orangnya baik. Si B,orangnya ganteng. Si C pinter, saya naksir juga. Wah, jadi pusing harus pilih yang mana. Ada kesadaran, bahwa relasi ini akan menjadi relasi seumur hidup, makanya jadi bingung. Pilihan harus satu saja.

Pastinya kita tidak ingin menjalani hidup dengan orang yang salah. Takut ada penyesalan di kemudian hari. Apalagi dengan kondisi perceraian di dunia yang meroket tajam tiap tahun.

Mirip tapi tak sama dengan problem pertama tadi. Bagaimana kalau ditaksir oleh beberapa orang? Lumayan sih…karena bisa memilih satu yang terbaik. Namun yang menjadi kendala adalah bagaimana cara memilihnya? Semuanya kelihatan ada kelebihan juga kekurangan masing-masing. Yang mana yang paling cocok denganku?

Cinta tiga sampai empat arah yang bikin kepala pusing. Saya suka dia, namun dia mencintai yang lain. Di saat yang sama, ada seseorang yang menyatakan cinta pada saya, tetapi terus terang saya sama sekali tidak tertarik padanya. Pilih mana: kejar dia yang kucinta atau menerima saja cinta dari yang tidak kusuka? Weleh…weleh…

Yang paling sulit: Tidak bisa pilih-pilih. Kenapa? Karena tidak ada yang suka sama saya. Nah LOH! Jangan Galau! Dating INSIGHT menghadirkan konsep pikir yang komprehensif. Di dalam Tuhan, tidak ada yang mustahil. Make yourself loveable! Maka si’dia’ akan datang menemukanmu.

Pertanyaannya: Bagaimana kita dapat menghadirkan perasaan tertarik itu?

Continue reading