Archives

Pribadi yang trustworthy, Am I Trustworthy?

 Am I The Perfect Candidate?

Pribadi yang Trustworthy

 

21 April 2014 Nonton Dating INSIGHT di YouTube yuk  🙂

Apa makna Perfect Candidate? Kata “Perfect” dalam pengertian ini harus dikaitkan dengan kecakapan membina dan mengelola relasi jangka panjang dengan orang lain khususnya tentu dengan pasangan kita. Dalam relasi jangka panjang, tak terhindarkan konflik, masalah yang datang bertubi-tubi, ketidakcocokan di sana-sini. Seorang yang sempurna, telah belajar dari Kristus untuk dapat menerima satu dengan yang lain, sehingga dapat mempertahankan relasi. “Saya mungkin belum sempurna sekarang, tapi saya already in the right way!” Saat Allah yang sempurna hadir dalam hidup kita, Anda berada dalam sebuah perjalanan kekal menuju kesempurnaan.

Dalam sebuah berita yang dimuat Republika 22 Januari 2014,  “Ketidaksetiaan,” inilah kata kunci yang kerap menjadi pemicu utama retaknya rumah tangga. Berikut pengalaman Prof. Dr. Dadang Hawari yang menangani konsultasi perkawinan, menunjukkan bahwa kasus-kasus perceraian umumnya diakibatkan ketidaksetiaan pasangan.

”Sebagian besar didominasi oleh ketidaksetiaan para suami. Istri juga ada tapi lebih sedikit,” ujarnya kepada Republika. Meski beliau mengaku belum memiliki data lengkap, namun dari pengalamannya membuka praktik konsultasi keluarga, faktanya 90 persen kasus retaknya perkawinan disebabkan perselingkuhan suami dan 10 persen oleh isteri.

Mengutip data dari Departemen Agama, Dadang menyebutkan, setiap tahun hampir 50 ribu pasangan suami-istri mengajukan perceraian. Dari jumlah itu, 20 ribu di antaranya berhasil diselamatkan oleh BP4. Sisanya, berakhir dengan perceraian. Sungguh tragis!

Kutipan dari Koran Tempo 24 Januari 2013: TEMPO.CO, Sleman – Salah satu dampak negatif dari sertifikasi guru adalah perselingkuhan. Sebab, dengan dana sertifikasi yang lumayan besar guru sangat rentan terhadap perselingkuhan. “Dana sertifikasi guru lumayan tinggi, dari uang gaji yang diterima setiap bulan sebenarnya sudah mencukupi. Ditambah lagi dengan dana yang besar, guru sangat rentan perselingkuhan,” kata Rani Pribadi, Direktur Aksara, lembaga pembela hak-hak perempuan Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 24 Januari 2013. Pernyataan itu bukan tanpa alasan dan landasan. Dari pengakuan teman-temannya yang suaminya berprofesi guru, perselingkuhan karena ada uang berlebih terjadi di semua wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Perselingkuhan yang sangat rentan merusak harmoni keluarga disebutkan adalah perselingkuhan yang diimbangi dengan cinta atau yang berkelanjutan. Sehingga sangat mengganggu kehidupan keluarga yang berdampak pada isteri/suami, bahkan anak-anak. Data di atas kebetulan yang diriset adalah profesi guru.

Faktanya, tidak hanya guru yang berselingkuh, tetapi semua orang rentan jatuh ke dalam perselingkuhan. Tentu Anda tidak ingin menjadi orang yang tidak setia, bukan?

Nah, Perfection seperti apa yang harus diasah dan dikembangkan? Karakter apakah yang seharusnya kita bentuk dengan pertolongan Tuhan?    Jawabannya: Pribadi yang Trustworthy (dapat dipercaya).

Dalam buku pertama saya, “GARAM & TERANG bagi Keluarga,” di bab 6 huruf ”T“ singkatannya dari “Trust Between Husband and Wife” – meneropong Trust secara mendetail dan aplikatif dalam konteks hubungan suami isteri. Buku ini tersedia di Toko Buku Visi atau  juga bisa melalui klik aja untuk pemesanan via  Visi On Line.

Apa sih hubungan Trust dengan Dating? Manusia memiliki kecenderungan tidak bisa dipercaya, hari ini bilang: “Iya.” Besok bilang: “Nggak!” Lusa? “Mungkin Iya, mungkin Nggak.” Ingat sebuah iklan Televisi, ada seorang pria ditanya: Kapan menikah? Jawabnya, “Mei!” Maybe yes, Maybe no!” sambil senyam-senyum.

Pernah tidak punya pengalaman begini: Anda mengundang teman untuk datang ke pertemuan, “Datang ya nanti ke acara ini…” Dijawab teman,”Saya usahakan ya…” Anda yang ingin memastikan mungkin melanjutkan,”Bisa datang ga?” Direspon,”Nanti deh lihat dulu…” So, apa sih artinya? Jelas maksudnya: “Saya ga bisa atau ga mau datang.” Tetapi kenapa tidak secara lugas dan tegas menyatakan ga bisa hadir?

Baru-baru ini, kami mendapatkan undangan untuk menghadiri pernikahan. Langsung saya cek skedul di HP, ternyata kami tidak bisa. Lantas, to the point, but gently dengan sopan saya katakan: “Kami tidak bisa datang, karena saya ada pelayanan di Jakarta, jamnya pas sama.

”Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Matius 5:37

Tuhan ingin menegakkan diri kita sebagai pribadi yang trustworthy.  Pribadi yang demikianlah yang memiliki kecakapan untuk mempertahankan relasi pernikahan yang indah seumur hidup. Karakter  “dapat dipercaya” harus dibentuk sejak kecil dan terus diasah sepanjang kehidupan.

Seperti apakah pribadi yang dapat dipercaya?

DatingINSIGHT trustworthy

Continue reading

Advertisements