Rahasia Mencintai Wanita

True Love 3

Rahasia Mencintai Wanita

Saksikan Dating INSIGHT melalui YouTube  KLIK di sini

“I love you” ucap seorang pria kepada sang gadis kekasihnya.

Bicara ya… gampang. Buktikan dong! Hmm…Apa ya…bukti cinta yang sejati?

Mari kita lihat dulu, apa kata Firman Tuhan tentang “cinta”:

1 Korintus 13:4-7

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Cinta sejati tidak sama dengan jatuh cinta. Jatuh cinta jelas perasaan; cinta sejati bukan cuma perasaan. Maksudnya apa?

Jatuh cinta menghadirkan euphoria, tidak riil. Cinta yang sejati baru bisa muncul, ketika euphoria pergi.  Waktu jatuh cinta, rasanya seperti terbang ke angkasa, terbang melayang-layang melintasi lapisan-lapisan awan, menuju langit ke tujuh. Toh tidak selamanya terbang, pelan-pelan, turun kembali ke daratan. Di darat, baru sadar, berhubungan dengan orang lain ternyata tidak selalu manis. Melihat kelemahan kekasih, berbeda pendapat dengannya, ditambah ribut besar, baekan, kesel lagi, sebel lagi, baekan lagi… justru di sinilah, benih cinta bertumbuh.

 love seeds benih cinta

Menanam pohon, perlu usaha. Mulanya sebuah bibit, disiram, dipupuk, disinari matahari. Beberapa waktu kemudian, terlihat tunas mungil, lalu muncul daun-daun muda. Demikian pula cinta, saat benih itu tumbuh, ada tindakan yang tampak dan bisa dirasakan.

Firman Tuhan menyatakan cinta itu sabar. Ini bukan perasaan sabar. Pastinya adalah tindakan kesabaran. Konkritnya, waktu jemput pacar, eh dia belum siap. Lamaaa ditunggu-tunggu, ga nongol-nongol. Padahal udah janjian, “Jam 7 tepat,  jemput aku ya!”

SABAR! Tenangkanlah panas hatimu. Bicaralah. Buat perjanjian. Toh, cinta harus belajar. Dengan tindakan cintamu, bimbing dia, hingga jadi orang yang paham akan pentingnya ketepatan waktu.

Cinta itu murah hati. Murah memberikan pengampunan. Memaafkan. Tidak menghitung-hitung kesalahan. Tuhan murah memberikan pengampunan, Dalam Mazmur 130: 4 Pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang. Seorang yang mengasihi kekasihnya, dapat mengampuni. Beda loh mengampuni dengan membiarkan kekasihnya berdosa atau berbuat kesalahan terus.

Cinta sejati tidak mencari keuntungan diri sendiri. Mencari pacar, bukan untuk dipergunakan, atau buat cari untung. “Pacaran sama dia, jelas coan (untung)!” Emangnya dagang… Salto alias salah total! Cinta sejati memberi dan tidak mencari manfaat diri sendiri. Ini namanya tindakan cinta.

Seperti apa sih tindakan cinta yang dapat membuat seorang wanita merasa dicintai? Seyogyanya, tindakan cinta diberikan sesuai kebutuhan.

Seorang wanita, tentu memiliki kebutuhan akan cinta yang berbeda dengan seorang pria. Ada anggapan bahwa wanita itu makhluk “misterius”, sulit dipahami/dimengerti. Sebenarnya tidak juga, asalkan sang pria tahu rahasia ini.

Apa sih rahasianya?

1.  Wanita merasa dicintai, jika diutamakan.

Dalam benak wanita, selalu ada perbandingan. Dia akan mencoba menalar seberapa penting dirinya bagi sang kekasih. Nih ada cerita: Cowokku punya hobi, pergi main bulutangkis setiap Sabtu malam. Tidak pernah ada yang boleh mengganggu jadwalnya itu. Sampai satu ketika, seorang sahabatku menikah, di Hari Sabtu malam. Aku minta kekasihku menemani di pesta pernikahan itu. Sekali-sekali aja. Nah…apa jawabannya?

Kalau sang kekasih memberikan jawaban dengan senang, ”Iya, aku temani.” Wah, dia sungguh mencintaiku. Aku diutamakan lebih dari hobinya. Kalo jawabannya,”Ga, kamu kan tahu aku ada badminton. Kamu pergi aja sama teman-temanmu yaa…” Nah loh…Betulkah dia mencintaiku? Atau lebih cinta raketnya? Masa diminta sekali aja kayak gitu?

Kisah wanita lain, pacarnya ngakunya romantis. Sering sekali menyatakan cinta dengan berbagai hal. Menelpon di sela kesibukan kantor, mengungkapkan rasa cintanya, “Hai kamu lagi ngapain? Aku kangen nih ama kamu.” Mengirimkan bunga dengan pesan,” I Love You.” Ditambah lagi dengan fasilitas mobil + supir yang siap mengantar jemput ceweknya itu. Asyik ndak punya pacar seperti ini?  Jangan senang dulu…Nyatanya, setiap kali si cewek minta sesuatu, khususnya waktu bersama. Jawabannya selalu, “Waduh sayang, aku masih sibuk banget nih.” Walau alasannya bisa beda. Selalu numpuk kerjaan tidak bisa ditinggalkan. Klien pas lagi datang, meeting ini meeting itu. Beraneka macam urusan lain. Walhasil, messagenya jelas bagi si wanita: Kamu lebih mengasihi pekerjaanmu dibanding diriku.

Perasaan diutamakan atau diperlakukan lebih dari, hilang! Padahal perasaan diutamakan membuat wanita merasa dicintai.

2.    Wanita merasa dicintai, bila diberi perhatian.

Perhatian bukan berarti diliatin terus…itu mah diawasi. Perhatian itu apa?

Bagi wanita, diperhatikan berarti apa yang menjadi kebutuhan, keinginan, dan harapannya, diwujudkan. Bagaimana bisa? Tidak sulit-sulit koq. Hanya perlu perhatikan kata-katanya.

Wanita mesti sadar, pria bukan jagoan tebak-tebakan, “Kalo dia mencintai aku, dia tahu kok keinginanku.” Ya ngak gitu lha…kan bisa dikomunikasikan. Nyatakan langsung dong apa maumu dengan jelas. Pria yang mencintai wanitanya, pasti memperhatikan kerinduan kekasihnya.

Mencoba memahami cinta sejati,  mari mempelajari bagaimana relasi antara Allah dengan manusia ciptaan-Nya. Lihat Ulangan 6: 5-6

“Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan”.

Perintahnya jelas, agar manusia mengasihi Allah dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan. Lantas, bagaimana cara mengasihi Tuhan? Kalimat berikutnya, ayat 6, diberikan hint, yaitu: Memperhatikan apa-apa yang Dia perintahkan kepada kita (memperhatikan Firman Tuhan).

Jelas, ini adalah hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan. Namun, dapat menjadi contoh hubungan horizontal antara kita dengan sesama.

Mark: Kenapa kamu?

Jill: (sambil menangis) Kita perlu bicara

Mark: (gusar) Apa sih yang perlu dibicarakan?

Jill: (terisak-isak) Kita. Hubungan kita. Kita kurang waktu bersama.

Mark: Hah! Apa-apaan sih? Kita kan tiap hari bersama-sama!

Jill: Kamu maunya hanya bersama dengan teman-temanmu! Melakukan yang kamu sukai saja! Sedangkan waktu bersamaku, kamu tidak pernah menanyakan aku. Bagaimana keadaanku…Kamu juga tidak mau menceritakan kepadaku hal-hal yang kamu alami.

Mark: (sambil menghela nafas) Tuh kan mulai lagi…Kamu terlalu emosional. Tidak ada apa-apa yang perlu dipusingkan kok! Kamu cari gara-gara saja. Sudahlah, aku tidak mau dengar.

Jill: Benarkan? Kamu tidak pernah kasih perhatian! Kenapa tidak mau bicarakan?

Apa yang menjadi keinginan Jill? Sederhana. Dengarkan, perhatikan. Sebenarnya apa yang ingin dia sampaikan? Wujudkan, berikan. Itulah cinta.

Wanita akan merasa dicintai, apabila kata-katanya diperhatikan. Memperhatikan berarti ingin mengenal lebih dalam. Belajar tentang cinta dari Firman Tuhan sangat indah. Tuhan memberikan teladan-teladan dalam berelasi dengan manusia. Banyak sekali mutiara-mutiara Firman Tuhan yang dapat diterapkan.

 

Beberapa tahun yang lalu, Liana janjian mau pergi mengisi liburan dengan teman-teman KTB-nya. Janji punya janji, eh ternyata batal. Tidak jadi pergi. Wah, padahal kemarinnya, keluarga Liana sudah pergi berlibur, sewa villa di Puncak. Liana tidak ke Puncak, karena sudah janjian.

Liana sendirian deh di rumah. Home alone. Bingung mau ngapain…rencana gatot (baca: gagal total). Tahu-tahu Khui Fa telepon, mengupdate informasi. “Na, jadi perginya?”

“Ga jadi…”ucap Liana “Terus bagaimana?” tanya Khui Fa dengan perhatian.

Dengan lesu, Liana menjawab, “Ya…udah di rumah aja deh…sendirian…”

“Kamu mau ga nyusul keluargamu di Puncak?” kata Khui Fa.

Tiba-tiba, nada suara Liana berubah, menjadi sangat antusias. “Beneran?””Kamu mau nganterin aku?”

Inilah bukti cinta. Memperhatikan kata-kata! Temukan keindahan cinta sejati dari seorang yang memperhatikan kata-katamu dan mewujudkan keinginanmu. Ada makna dibalik kata. Wujudkan itu bagi kekasihmu.

3.   Meluangkan waktu bersamanya

Saya mengutip dari buku “GARAM & TERANG bagi Keluarga” tentang mengukur kasih: Di dalam dunia, segala sesuatu ada ukurannya. Ukuran tinggi pakai meteran, ukuran suhu dalam celcius, ukuran berat dalam kilogram. Kita dapat tahu berapa berat badan ideal  dengan rumus:[tinggi badan – 110 = berat ideal]. Lalu bagaimana mengukur kasih? Ukurannya adalah WAKTU.

Apabila seseorang mengatakan,”Aku mencintaimu!” Namun, tidak pernah memberikan atau meluangkan waktunya, pastilah dia tidak sungguh-sungguh mencintai.

Waktu dapat diukur secara kuantitas (jumlah waktu yang diberikan) maupun kualitas (kualitas waktu kebersamaan).

Misal: Seorang ayah yang tiap pagi mengantar anaknya sekolah. Sang ayah bisa memiliki KUANTITAS waktu kebersamaan dengan anaknya selama setengah jam. Itu waktu yang indah sekali. Namun bisa jadi setengah jam itu tidak berkualitas, bila antara ayah dan anak tidak berinteraksi sepanjang perjalanan. Anak sibuk bermain handphone, sementara ayah asyik sendiri mendengar musik.

Kuantitas dan kualitas waktu seharusnya tidak boleh dipisahkan atau dipilih. Harus berjalan bersamaan, barulah kasih itu dapat dirasakan.

Dalam dating, bagaimana bentuk kuantitas dan kualitas waktu yang dapat diberikan? Mengingat dan hadir dalam moment penting kekasih.

Misalnya ingat hari ultah pacar. Waktu masih pacaran, pernah kejadian. Khui Fa bikin surprise! Tepat pukul 00.00 memasuki tanggal ultahku, tiba-tiba ada yang gedor-gedor pagar! Wow! Alangkah kaget bercampur girang hatiku melihat siapa yang datang. Kekasihku tercinta! Dengan senyumnya yang lebar, dia berkata,“Selamat ulang tahun, Na!” Buset! Tengah malam nongol bikin kaget! Otomatis romantis, perasaan dicintai naik ke level tertinggi! Pool!!!

Selain mengingat hari ultah pacar, kaum pria harus meluangkan waktu untuk moment-moment penting dalam hidup kekasihnya. Kehadiranmu di saat dia membutuhkan, niscaya akan bikin rating perasaan dicintai naik ke level paling tinggi.

Rahasia ini hanya untuk para pria yang mempunyai cinta sejati. Tunjukkan kamu mencintainya.

Hadiahnya, pasti kamu akan sangat dicintainya juga.

 

Next, Rahasia mencintai Pria. Bagaimanakah caranya?

 

 

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s