Archive | September 2014

Pasangan Sepadan menuju Mutuality

Equally Yokes Relationship 2

Kerjasama dalam Kesepadanan

Pasangan sepadan seperti apa sih? Nonton via Youtube KLik aja di sini.

Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Sepadan adalah Corresponding to Himself atau simplenya kita sebut aja ‘nyambung’. Hawa tersambung pada Adam, toh Hawa berasal dari tulang rusuk Adam. Apa tujuan yang direncanakan Tuhan buat sejoli ini? Kala manusia pertama diciptakan, Allah berfirman: “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala bintang yang merayap di bumi.”

Mandat yang diberikan Allah ini, jelas tidak bisa dilakukan seorang diri oleh manusia. Allah tahu, karenanya Tuhan Allah berkata, “Tidak baik manusia itu seorang diri saja…”, dan Dia bertindak! Diciptakan-Nya penolong yang sepadan, Hawa. “Ini baru PAS! COCOK! Sepadan! Nyambung!” seru Adam saat dia bertemu Hawa. Sebelumnya, Adam hanya ditemani binatang hutan, ternak, burung… ndak ada yang cocok. Ga equall. Ga nyambung. Adam ngomong apa, di situ nyahutnya cuit cuit, aum-aum, mooo….

‘Nyambung’ buat apa? Buat bekerja sama untuk mengerjakan tugas yang telah dirancangkan Allah. Menjadi Partner-nya sang Pencipta.

Sebelum jatuh dalam dosa, nyambungnya mudah. Langsung Adam berkata kepada Hawa, “Inilah dia, tulang dari tulangku, dan daging dari dagingku”. Namun, tatkala mereka sudah jatuh dalam dosa, langsung terpisah. Dosa memisahkan. Pertama, memisahkan hubungan manusia dengan Allah (Penciptanya). Kedua, memisahkan manusia dengan sesama. Ketiga, memisahkan manusia dengan ciptaan lainnya. Adam Hawa yang tadinya love-love-an, sekarang jadi salah-salahan. Tuding-tudingan. Sudah tidak nyambung. (Lihat Kej 3).

Dosa membuat keterpisahan. Mementingkan diri sendiri. Maunya menang sendiri. “Aku yang berkuasa. Aku harus menang.” Satu orang aja yang bicara seperti ini, dunia udah pusing. Apalagi kalau ada dua dan keduanya berebutan mau menang sendiri.

Jadi, ketersambungan antara pria dan wanita bukan perkara gampang. Ini harus diusahakan dan diusahakan bersama. Butuh kerja sama. Cooperation. Jika ada pria dan wanita, diikat oleh Tuhan dalam mahligai pernikahan, nyambung, lalu bersama-sama melayani Tuhan. W.O.W! Ini Luar Biasa! Ini adalah pekerjaan Tuhan. Hanya Tuhan yang dapat membentuk sejoli ini melalui pernikahan mereka, menjadi co-Partner-nya Tuhan Allah. Sejatinya, ini bukan proses yang gampang. Kami sudah mengalami hal itu. Saya dan Liana, dulunya juga pernah jatuh bangun. Berusaha nyambung, tapi ndak nyambung. Konflik. Berdoa. Selesaikan masalah. Jalin kembali sambungan yang retak. Bersama Tuhan, tidak ada yang mustahil.  Tuhan telah memimpin kami berdua untuk nyambung dan sekarang bisa bersama-sama bersiaran Dating INSIGHT, menjadi saluratn berkat bagi banyak muda-mudi.

Prosesnya mulai dari mana?

Continue reading

Pasangan Tidak Sepadan

Equally Yokes Relationship 1

Pasangan Tidak Sepadan

Saksikan Dating INSIGHT live on Maestro via YouTube Klik di sini.

Kej 2: 18 “TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Apa arti sepadan?

I will make a helper that suitable for him. (NIV)

I will make companion for him, who corresponds to him. (New English Translations)

Dalam Bahasa Ibrani, sepadan berarti corresponding to himself.

Corresponding, di-Indonesiakan artinya sang wanita nyambung dengan sang pria.

Nyambung dalam hal apa?

Pertama-tama, harus tersambung dalam hal iman. Mereka terkoneksi dalam iman yang sama, kedua-duanya tersambung pada Tuhan.

Level pendidikan juga menentukan. Pendidikan membentuk pola pikir. Seorang yang telah lulus kuliah mempunyai sistem berpikir yang berbeda dengan yang tidak kuliah.

Background Keluarga. Setiap keluarga mempunyai tradisi, peraturan, dan kebiasaan yang unik. Ada keluarga, ayah yang memotong buah-buahan sebelum makan malam. Di banyak keluarga, umumnya ibu yang memasak. Namun, ada loh! Yang masak malah sang ayah. Nah, walaupun kelihatannya simple, jika meninggikan ego, perbedaan-perbedaan ini bisa memicu konflik nantinya.

Kelas Sosial, jangan terlalu timpang. Seperti sinetron televisi aja…pangeran tampan nan kaya raya jatuh cinta dengan perempuan desa yang tidak punya apa-apa. Terjadilah pertikaian internal dalam keluarga pangeran perihal wanita pilihannya ini.

Jika sang pria dan wanita nyambung, tapi tiada cinta. Apakah hubungan dapat berlanjut? Bagaimana jika dibalik? Aku cinta banget sama dia, tapi banyak ga nyambungnya sih…

Mari kita urai satu persatu.

Begini, saya ilustrasikan seperti men-charge Hand Phone (HP). Kan harus ada kabel charging. Kabel charging-nya dicolok ke terminal listrik. Sip! Sekarang bisa dong nge-charge. Eh! Ternyata konektornya ndak cocok dengan HP-nya! Charger-nya Samsung, HPnya i-Phone. Repot deh, mana bisa nge-charge (baca: nyambung).

Cari-cari chargernya i-Phone. Bongkar laci, bongkar lemari. Dapat tuh charger ngumpet di balik tumpukan baju. Sekarang charger iPhone to HP iPhone. Sip! Nyambung! Ehhh! Tahu-tahu mati lampu! Walah…ga ada listrik! Sami mawon alias sama aja ndak bisa nge-charge.

Nah, apa maksudnya? Listrik itu cintanya; konektor yang se-tipe itu kesepadanannya. Buat HP On harus ada listrik dan konektor charger yang nyambung. Ilustrasi Sang Pria HP-nya, charger adalah wanita yang menjadi penolong. Dua-duanya penting. Tanpa wanita, sang pria tak mungkin hidup! Pun harus ada listrik yang adalah cinta supaya Sang Pria berfungsi maksimal!

Jadi, cinta dan nyambung itu harus ada dua-duanya! HandPhone setelah di-charge, tujuannya supaya ON dan bisa dipakai buat nelpon.

Perpaduan pria dan wanita jika nyambung dan sudah ’ON’ (disatukan dalam pernikahan), apa tujuannya? Pernikahan Kristen memiliki tujuan yang berasal dari Sang Pencipta yang menghendaki Pria dan Wanita bersatu.

Tujuannya bukan ‘yang penting hepi.’ Yang penting nyaman, senang, atau tidak repot.

Ultimate goal/tujuan sejati dari Tuhan adalah menjadikan kita sebagai co-partner Allah. Bersama-sama melayani Allah. Pria dan wanita yang bersatu, menjadi partner Allah, untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Ini merupakan suatu proses perjalanan yang panjang. Happiness hanya bonusnya saja.

Perjalanan ini digambarkan dalam proses seperti ini gambar di bawah ini:

Tujuan Pernikahan Kristen

Perjalanan untuk nyambung dan melayani Tuhan dimulai dari mana? Mari kita mulai: Continue reading

Rahasia Mencintai Pria

True Love 4

Rahasia Mencintai Pria

Menyaksikan Dating INSIGHT lewat YouTube, seru loh, klik aja di sini.

Mencintai bukan mendominasi wilayah perasaan saja, cinta sejati juga mengandung tindakan yang konkrit. Jelas, tindakan cinta ini harus dilakukan berulang-ulang. Seumur hidup! Supaya relasi menjadi lestari dan memberikan pertumbuhan bagi orang yang dicintai.

Cinta menerima, juga harus memberi. Rahasia mencintai wanita, sudah dibeberkan sebelumnya. Sekarang, giliran Kaum Adam. Bagaimana sih caranya mencintai mahluk unik ini? Jangan memperlakukannya sama seperti cewek. Jelas, kebutuhan cinta pria berbeda dengan wanita.

Bagaimana memberikan tindakan cinta pada pria agar dia merasa dicintai?

Alkitab, tidak secara spesifik membicarakan hubungan cinta pria dan wanita. Tetapi, firman Tuhan sangat jelas memberikan pedoman bagi hubungan antara suami dan isteri. Walau belum menikah, pedoman ini merupakan guideline atau arahan bagi kita yang lagi pacaran. Sebagai gambaran masa depan, toh suatu ketika Anda pasti menjadi suami atau isteri.

Efesus 5:24 “Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.”

Ada kata “tunduk”, isteri harus tunduk kepada suami dalam segala sesuatu. Namun, kalimat ini diawali dengan: Sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus. Kenapa jemaat tunduk kepada Kristus? Karena cinta Kristus yang besar buat jemaat.

Dalam pengalaman hidup saya pribadi, saya memahami Kristus telah menebus saya, memindahkan saya dari kebinasaan ke dalam hidup. Ini bukan perkara sederhana! Apa yang Kristus lakukan merupakan proses perjuangan melawan darah dan daging. Ada masa-masa sulit, yang Yesus harus jalani untuk memberikan kehidupan, dan keselamatan itu kepada manusia berdosa. Atas perbuatan-perbuatan-Nya yang begitu hebat, pengorbanan-Nya yang teramat dashyat itulah, yang membuat kita dapat beriman kepada-Nya, dan mencintai Dia. Apa pun yang Dia katakan, ada kerinduan dalam hati untuk tunduk dan menaatinya.

Dalam Firman Tuhan yang kita baca tadi, ada paralel, antara: Hubungan Kristus dan jemaat, dengan hubungan Suami dan Isterinya.

Jadi, ketika seorang pria/suami ingin agar isteri tunduk kepadanya, terlebih dahulu haruslah dia meneladani Kristus. Apa yang diteladani? Pengorbanan-Nya! Kristus mau berkorban bagi kita. Karya-Nya yang agung telah mempesona kita, membuat kita mau tunduk dan mengasihi-Nya dengan seluruh jiwa dan raga kita.

Firman Tuhan menunjukkan, penting sekali bagi seorang Lelaki, berjuang untuk dicintai. Laki-laki harus menegakkan dirinya sebagai pria sejati.

Pria yang berusaha meneladani Kristus, pasti mendapat cinta sejati dari seorang wanita.

couples

Ini beberapa rahasia mencintai Pria yang penting diketahui para wanita:

1. Let the guy lead / Ijinkan sang pria memimpin

Karena wanita harus tunduk, maka cinta wanita yang sejati adalah dengan mengizinkan sang pria memimpin. Natur Pria ditetapkan Tuhan sebagai seorang leader. Di sini, peran wanita adalah pendorong bagi pasangan, bukan perongrong!

Dalam masa dating, cowok biasanya sedang seru-serunya mengejar impian. Jika kamu mencintainya, support dan berikan dukungan agar dia berhasil meraih cita-citanya. Dorong dia supaya sukses sebagai pemimpin di luar rumah. Waktu sudah menikah, menolong dia menjadi pemimpin yang sukses di dalam rumah.

Pria merasa dicintai ketika dia diberi kesempatan untuk memimpin. Kendalanya…seringkali wanita ingin takeover. Ga sabaran. Tidak mau memberi kesempatan bagi pria untuk melatih kepemimpinannya.

Lihatlah Presiden RI ke-7, Pak Joko Widodo. Dia telah berhasil mencapai puncak tertinggi dalam karir hidupnya. Menjadi orang nomor satu di Indonesia! Asal-usul beliau adalah seorang rakyat jelata. Waktu kecil bahkan pernah tinggal di bantaran sungai, digusur pula. Jelas, beliau bukan berdarah biru. Setelah lulus kuliah, dia menjalankan usaha sebagai pengusaha kayu. Usahanya sukses. Selang beberapa tahun kemudian, mengadu nasib meraih kursi nomor satu di Solo. Ternyata menang! Mendapat kepercayaan sebagai Walikota Solo. Sukses di Solo, Pak Jokowi dengan dukungan PDI Perjuangan memperebutkan DKI 1. Wao! Menang lagi! Jadilah Gubernur DKI Jakarta. Di tahun 2014, beliau kembali memperebutkan kursi presiden melalui pemilu paling transparan sepanjang sejarah Indonesia. Sekarang, Jokowi menjadi orang No. 1 di Indonesia, Presiden Republik Indonesia. Sebagai rakyat Indonesia, kita bangga akan perjuangan hidupnya saat meniti karir. Sangat insightful! Tentu perjuangannya tidak lepas dari dukungan seorang wanita di sisinya, sang isteri tercinta, Ibu Iriana. Di balik kesuksesan seorang pria, ada wanita yang mem-back-up.

Konon, ada keanehan terjadi. Realitas keberhasilan suami sebagai pemimpin di luar rumah, tidak otomatis menjadi kesuksesannya di dalam rumah. Di luar, dihormati, ditaati bawahannya…Di dalam rumah, tidak dianggap oleh anak dan isteri. Sedih kalau begini.

Kaum perempuan, lihat dan silahkan menilai pacarmu itu, apakah kamu mau dipimpin dan menundukkan diri kepadanya? Sewaktu masih pacaran, bisakah kamu mengagumi tindakan dalam keputusannya atau kamu malah meremehkannya? Sudah 10 tahun, kami berkecimpung dalam pelayanan keluarga. Kami menemukan, banyak persoalan dalam pernikahan, sebenarnya sudah ada sejak masa pacaran. Di masa inilah, kita harus mendeteksi dan menimbang kelayakan sebuah hubungan.

Suami yang sukses di luar rumah, diakui pula sebagai pemimpin dalam rumah. Suami harus berhasil berperan sebagai sumber. Dalam bahasa Yunani, kepala (khepale), artinya sumber. Tugas isteri adalah menjadi partner, menolong suami agar bisa menjadi sumber yang terus memancar. Sumber apa saja?

–> Sumber kebenaran.

Ketika anak-anak datang bertanya kepada papanya, jangan diusir. Biarkan mereka tahu kebenaran dari mulut papanya. Ayah yang mencintai kebenaran, menjadi wakil Tuhan untuk menyatakan kebenaran. Menegaskan mana yang benar, mana yang salah.

–> Sumber penghiburan.

Kekuatan bagi isteri adalah ketika ia tahu bahwa dirinya dicintai oleh suaminya. Berikan cintamu, jangan pelit-pelit. Jadilah “A shoulder to cry on.”

–> Sumber keuangan/penghasilan

Jika suami sudah berhasil menjadi pemimpin di luar rumah, hal yang satu ini tentu tidak sulit. Sejatinya, dukunglah dia dalam berkarya dan berusaha untuk mencapai puncak dalam karirnya. Orang yang berada di puncak, lebih leluasa untuk mempengaruhi orang-orang yang berada di bawahnya.

2. Pria itu perlu “space”

Pria merasa dicintai, kalau dia diberikan space. Ruangan dalam hati wanita untuk mempercayainya.

Wanita gemar bertanya, selalu ingin tahu, ingin dilibatkan sehingga tak pelak disebut “cerewet” atau “kepo”. Padahal cowok ga suka ditanyain mulu, diinterogasi, dicecar sampai detil. Dia akan merasa tidak dicintai, jika diperlakukan begitu.

Pria perlu space, OK. Tapi juga perlu berjuang untuk dapat dipercaya sang wanita. So sang gadis ga gampang-gampang mencecar.

Lelaki harus membuktikan dirinya dapat dipercaya, paling tidak dalam 3 hal, yaitu :

–> Dalam hal keuangan.

Tunjukkan sikapmu terhadap uang. Masalah uang sangat berkaitan dengan sikap. Jangan sembarangan memakai uang. Bagaimana pertimbangan dia sewaktu mempergunakan penghasilannya? Apakah dia orang yang accountable? Apakah dia, termasuk orang yang setiap pegang uang (entah berapa banyaknya) akan langsung habis. Atau sebaliknya, amat sangat pelit, kikir. Tidak pernah traktir, tidak pernah ajak jalan-jalan, pria seperti ini juga sukar dihormati.

Kalo dapat dipercaya soal keuangan, kaum hawa pasti lebih tenang.

–> Dalam hal mengambil keputusan.

Kemampuan dalam pengambilan keputusan dipengaruhi oleh kematangan. Baik itu intelektual, emosi, sosial, juga kerohanian (Baca serial Ready or Not for Dating). Kalau dalam 4 area ini matang, maka keputusannya akan mendatangkan sejahtera bagi seluruh keluarga. Akibatnya dia akan makin dipercaya.

–> Dalam pergaulan

Siapa teman mainmu? Dengan orang macam apa kamu berkumpul? Orang fasik berkumpul dengan orang fasik. Orang baik dengan yang baik. Dengan siapa kamu bergaul, itulah dirimu. Hati-hati, ada teman yang menjuruskan tapi ada juga yang menjerumuskan. Kalo pasanganmu merasa aman dengan teman pergaulan kamu, maka kepercayaan sudah ada di tanganmu.

3. Mendoakannya

Pria, tidak selalu dalam keadaan prima. Diapun bisa khilaf. Salah dalam pengambilan keputusan, salah dalam bertindak. Atau, mungkin ada situasi-situasi yang tidak terhindarkan, kala badai kehidupan dari tiba-tiba menerjang. Peranan wanita, penting untuk mendoakannya setiap saat. Supaya dia lolos dari serbuan badai dan tampil sebagai pemenang.

Doa seorang isteri, sangat besar kuasanya. Tuhan mendengar doa yang tulus dan jujur dari hati wanita.

Jika suatu saat pasangan kita salah mengambil keputusan (hal ini mungkin terjadi, karena pria juga bukan orang yang sempurna, memiliki kelemahan, dan tidak selamanya selalu benar), jangan memojokkan dia dan terus-menerus menyalahkan. Bantu dia melihat dari perspektif lain, dengarkan keluhannya, jadilah sobatnya, bangkitkan semangat hidupnya.

Namun terkadang, pria senang membisu di masa kelam. Kenapa membisu? Karena Dia perlu waktu berpikir. Dia mungkin sedang bergumul dengan Tuhan. Inilah waktu yang tepat dengan mendukungnya dalam doa.

4. Berbicara dengan lemah lembut dan sopan

Tips berbicara dengan pria, agar dia merasa dicintai:

–> Bicaralah dengan sopan dan lemah lembut.

–> Body language tidak menghina.

–> Mata jangan melatat melotot.

Hal ini penting sekali! Para wanita harus belajar menguasai diri, terlebih kalo lagi emosi. Kuasai diri, jangan kelewat batas, sampai menghina seorang pria.

Sebatas pacar, itulah yang diperlukan.

 

Salam Dating INSIGHT,

 

Chang Khui Fa & Liana

Rahasia Mencintai Wanita

True Love 3

Rahasia Mencintai Wanita

Saksikan Dating INSIGHT melalui YouTube  KLIK di sini

“I love you” ucap seorang pria kepada sang gadis kekasihnya.

Bicara ya… gampang. Buktikan dong! Hmm…Apa ya…bukti cinta yang sejati?

Mari kita lihat dulu, apa kata Firman Tuhan tentang “cinta”:

1 Korintus 13:4-7

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Cinta sejati tidak sama dengan jatuh cinta. Jatuh cinta jelas perasaan; cinta sejati bukan cuma perasaan. Maksudnya apa?

Jatuh cinta menghadirkan euphoria, tidak riil. Cinta yang sejati baru bisa muncul, ketika euphoria pergi.  Waktu jatuh cinta, rasanya seperti terbang ke angkasa, terbang melayang-layang melintasi lapisan-lapisan awan, menuju langit ke tujuh. Toh tidak selamanya terbang, pelan-pelan, turun kembali ke daratan. Di darat, baru sadar, berhubungan dengan orang lain ternyata tidak selalu manis. Melihat kelemahan kekasih, berbeda pendapat dengannya, ditambah ribut besar, baekan, kesel lagi, sebel lagi, baekan lagi… justru di sinilah, benih cinta bertumbuh.

 love seeds benih cinta

Menanam pohon, perlu usaha. Mulanya sebuah bibit, disiram, dipupuk, disinari matahari. Beberapa waktu kemudian, terlihat tunas mungil, lalu muncul daun-daun muda. Demikian pula cinta, saat benih itu tumbuh, ada tindakan yang tampak dan bisa dirasakan.

Continue reading